Foto: Md Nadim Mahmud/Pexels
Besok, Sebagian Wilayah Sumut Berpotensi Hujan
Lukman Diah Sari • 14 June 2026 21:11
Medan: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap sebagian wilayah Sumatra Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin, 15 Juni 2026. Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mandoza mengatakan, suhu udara rata-rata 15 hingga 34 Derajat Celcius.
"Cuaca di Sumatra Utara pada Senin, 15 Juni, berawan, namun berpotensi terjadi hujan ringan di Labuhanbatu Selatan, Kepulauan Nias, Tapanuli Tengah dan sekitarnya," ujar dia, melansir Antara, Minggu, 14 Juni 2026.
Dia menerangkan, pada siang hari hujan ringan dan sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Sumatra Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Asahan, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Simalungun dan sekitarnya.
.jpg)
Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mandoza memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Senin. ANTARA/Juraidi
Kemudian pada malam hari juga masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatra Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Asahan, Mandailing Natal, Simalungun, Tapanuli Selatan dan sekitarnya.
"Pada dini hari berpotensi hujan ringan di Asahan, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Nias, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara," jelas dia.
Masyarakat diimbau untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Sumatra Utara, yang dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor.
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Marpaung menerangkan, aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin serta adanya daerah belokan angin di wilayah Sumatra Utara dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Baca Juga :
Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera juga berpotensi meningkatkan. penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Sumatra Utara.
Pola angin di wilayah Perairan Sumatra Utara umumnya bergerak dari Barat Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 04-25 Knot.
Gelombang tinggi laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan Sumatra Utara seperti di Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Timur Kepulauan Nias, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.
"Kepada nelayan yang menggunakan perahu diimbau waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1, 25 meter demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1, 5 meter," ungkap dia.