IRGC: Inggris Akan Jadi Target Sah jika Dukung Serangan AS ke Iran

Iran mengancam akan menyerang Inggris jika mendukung operasi militer AS terhadap Teheran. (Press TV)

IRGC: Inggris Akan Jadi Target Sah jika Dukung Serangan AS ke Iran

Muhammad Reyhansyah • 27 July 2026 11:55

Teheran: Iran memperingatkan Inggris akan menjadi sasaran serangan apabila memberikan dukungan terhadap operasi militer Amerika Serikat (AS) yang ditujukan kepada Teheran.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan Inggris akan menjadi "target yang jelas dan sah" jika membantu operasi militer AS terhadap Iran.

"Jika Inggris mendukung aksi militer AS terhadap Iran, Inggris akan menjadi target serangan yang jelas dan sah," kata juru bicara IRGC, seperti dikutip Asia Today, Senin, 27 Juli 2026.

Ia menambahkan peringatan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Inggris, tetapi juga kepada negara-negara lain, termasuk negara-negara Teluk, yang memberikan dukungan terhadap operasi militer AS.

Juru bicara IRGC juga mengklaim pesawat pengebom Amerika Serikat baru-baru ini menggunakan pangkalan militer Inggris untuk melancarkan operasi terhadap Iran. Namun, ia tidak menyertakan bukti yang mendukung klaim tersebut.

Selain itu, IRGC menuduh Amerika Serikat melanggar nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) mengenai pelayaran di Selat Hormuz dengan membentuk jalur pelayaran tersendiri bagi kapal-kapal yang melintasi kawasan tersebut.

Sementara itu, The Telegraph melaporkan munculnya kekhawatiran di Inggris terkait dugaan aktivitas IRGC di dalam negeri.

Laporan tersebut menyebut IRGC diduga membangun jaringan pengaruh melalui sejumlah lembaga, termasuk masjid, organisasi amal, dan universitas.

Menurut laporan itu, jaringan tersebut dituding digunakan untuk menyebarkan radikalisasi, ekstremisme, serta melakukan intimidasi terhadap komunitas Yahudi dan kelompok oposisi Iran di Inggris.

Pemerintah Iran membantah keterlibatan dalam aktivitas yang disebutkan dalam laporan tersebut.

Baca juga:  Iran Siap Hentikan Serangan Selama AS Tidak Lanjutkan Pengeboman

(Willy Haryono)