20 Ribu Santri se-Kabupaten Bandung Doa Bersama untuk Pasangan Anies-Muhaimin

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Foto: IG Cak Imin

20 Ribu Santri se-Kabupaten Bandung Doa Bersama untuk Pasangan Anies-Muhaimin

Medcom • 15 September 2023 22:42

Bandung: Sebanyak 20 ribu santri berkumpul di Pondok Pesantren Sa'adatuddaroin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk mendoakan calon wakil presiden (Cawapres) 2024, Muhaimin Iskandar pada Jumat malam, 15 September 2023. Hal ini sebagai wujud rasa bangga bahwa kalangan santri dapat menjadi calon pemimpin nasional.

"Insyallah 20 ribu orang hadir di acara selawat Gus Imin ini. Ini juga wujud syukur dari semua anak-anak Nahdliyin yang ada di Kabupaten Bandung yang terdiri dari 31 kecamatan. Bahkan di luar Kabupaten Bandung pun juga hadir pada malam ini menyampaikan rasa syukur kegembiraannya. satu, memasuki bulan maulid. Kedua rasa syukur kadernya aktivis dari kalangan santri, kalangan kader nahdliyin yang sekarang sudah dideklarasikan menjadi calon wakil presiden karena majunya Gus Imin ini adalah wujud nyata dari simbol anak-anak santri tidak di bayangan bisa maju sebagai salah satu calon wakil presiden," kata Ketua DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal di Bandung, JUmat, 15 Septemebr 2023.

Cucun juga secara gamblang menjelaskan bahwa berkumpulnya para santri ini bukan hanya untuk meminta doa, namun sekaligus meminta restu agar Gus Imin dilancarkan dalam pemenangan Pilpres 2024 mendatang.

"Iya (minta restu) sekaligus kita menyampaikan nanti seperti apa dan mereka masih bertanya-tanya mungkin bukan pertanyaan ada 1 hal yang menjadi keraguan tapi ingin tahu seperti apa ceritanya sampai mereka juga mensyukuri dan enggak percaya. Tapi Alhamdullilah ada santri yang bisa masuk di kontestasi sekaligus nanti kita minta doa semoga dilancarkan. Karena yang berdoa ini seluruh santri yang mana mereka setiap saat dekat dengan doa dekat dengan ibadahnya, kita akan mohon doa dari kalangan santri yang ada di Kabupaten Bandung ini," jelas Cucun. (Rona Marina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)