Ilustrasi. Medcom.id.
Kemenkes Imbau Pasien dengan Gejala Mpox Segera Dibawa ke Faskes
Media Indonesia • 14 September 2024 11:33
Jakarta: Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengimbau seseorang yang mengalami gejala cacar monyet (Mpox) segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan. Tujuannya, memastikan apakah gejala yang muncul disebabkan oleh Mpox atau penyakit lain.
Syahril mengatakan seseorang yang menunjukkan gejala Mpox belum tentu terkonfirmasi positif. Namun jika seseorang dinyatakan positif, dokter atau tenaga kesehatan dapat secepatnya melakukan perawatan yang sesuai dengan kondisi pasien.
"Ke fasilitas kesehatan itu tujuannya yang pertama adalah untuk memastikan, apakah gejala yang dialami Mpox atau bukan. Kalau bergejala, belum tentu Mpox. Kedua, untuk melakukan isolasi. Kalau pasien nantinya positif Mpox, harus isolasi dengan benar," kata Syahril dalam keterangan resmi, Sabtu, 14 September 2024.
Kemenkes juga telah menginformasikan upaya deteksi dan penatalaksanaan kasus Mpox. Jika seseorang mengalami ruam yang disertai demam atau sakit, orang tersebut harus segera menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan setempat dan memberikan informasi yang dibutuhkan.
| Baca juga: 13 Kasus Mpox Ditemukan di Jabar |
Selanjutnya, jika seseorang memenuhi kriteria suspek, probable, dan terkonfirmasi positif Mpox, orang tersebut harus segera isolasi diri hingga gejalanya hilang. Selama periode ini, pasien dapat menerima perawatan suportif untuk meringankan gejala yang dialami.
"Tata laksana kasus Mpox di Indonesia ini sudah sejalan dengan panduan WHO, yakni jika seseorang mengalami gejala atau merasa tertular Mpox, orang tersebut dapat segera mencari pertolongan medis dan isolasi mandiri sambil menunggu waktu untuk pemeriksaan lanjutan," jelasnya.
Ia mengatakan jika hasilnya positif Mpox, pasien harus mengisolasi diri hingga semua ruam atau lesi pada kulit telah menjadi keropeng, keropeng terkelupas, dan lapisan kulit baru terbentuk. Upaya ini guna mencegah penularan virus Mpox kepada orang lain.