Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks. Foto: MI/Khoerun Nadif Rahmat.
Kevin Diks Siap 100% Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Khoerun Nadif Rahmat • 4 October 2026 23:56
Jakarta: Bek Timnas Indonesia Kevin Diks memastikan dirinya siap tampil menghadapi Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Kepastian tersebut disampaikan kendati ia mengakui sempat mengalami masalah fisik akibat padatnya jadwal pertandingan.
Diks menilai kelelahan merupakan hal wajar bagi pesepak bola yang harus menjalani laga dalam rentang waktu singkat. Sebagai kapten tim, ia menegaskan akan bersiap maksimal demi memberikan performa terbaik pada partai puncak.
"Ketika Anda memainkan begitu banyak pertandingan dalam waktu yang singkat, terkadang ada beberapa masalah fisik. Saya juga mengalaminya, tetapi saya akan baik-baik saja," kata Diks dalam konferensi di Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.
Baca Juga :
"Saya akan menanamkan dalam pikiran saya bahwa besok saya akan 100 persen siap," ujar Diks.
Selain menegaskan kesiapan fisiknya, Diks juga optimistis mengenai peluang Indonesia merengkuh trofi juara. Ia mengaku bangga atas pencapaian tim sepanjang turnamen dan meyakini rekan-rekannya sanggup menuntaskan misi akhir.
"Saya bangga dengan tim serta apa yang telah kami capai. Tentu saja, ini sangat sulit, tetapi kami semua tahu bahwa kami bisa melakukannya," kata Diks.
Langkah Indonesia menuju partai puncak dipastikan usai menjuarai Grup A dengan torehan tujuh poin, sementara Thailand melenggang sebagai pemuncak Grup B. Diks menegaskan penaklukan atas Thailand menjadi sasaran utama seluruh anggota tim.
"Target besar berikutnya adalah mengalahkan Tailan di final. Final akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi ini hanya satu pertandingan dan apa pun bisa terjadi," kata Diks.

Timnas Indonesia. Foto: dok. Antara.
Menurut Diks, fokus menjadi salah satu kunci menghadapi pertandingan final. Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi sepanjang laga karena satu momen dapat menentukan hasil pertandingan.
"Final adalah pertandingan tersendiri. Apa pun bisa terjadi, tetapi jika Anda fokus, itu sudah menjadi setengah dari pekerjaan," ujar Diks.
Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak terbawa emosi dan tetap menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. "Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih. Satu momen bisa menjadi penentu dalam sebuah final," kata Diks.