Fisikawan Belgia Francis Halzen meraih Nobel Fisika 2026. (University of Wisconsin–Madison)
Ilmuwan Belgia Raih Nobel Fisika 2026 atas Penemuan Neutrino Astrofisika
Willy Haryono • 6 October 2026 19:21
Stockholm: Hadiah Nobel Fisika 2026 dianugerahkan kepada fisikawan Belgia Francis Halzen pada Selasa, 6 Oktober 2026, atas penemuan neutrino berenergi tinggi yang berasal dari sumber astrofisika.
Mengutip dari Anadolu Agency, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengatakan Halzen menerima penghargaan tersebut “atas kontribusi terhadap IceCube Neutrino Observatory dan penemuan neutrino berenergi tinggi yang berasal dari sumber astrofisika."
Halzen menyadari bahwa es di Kutub Selatan dapat digunakan untuk mendeteksi partikel yang dikenal sebagai neutrino. Gagasan tersebut dinilai “fundamental” bagi pengembangan IceCube Neutrino Observatory, sebuah fasilitas berbentuk kubus dengan volume satu kilometer kubik es yang dilengkapi sensor cahaya.
Dengan menggunakan IceCube, para peneliti dapat mendeteksi neutrino yang dihasilkan oleh proses dengan energi sangat tinggi di alam semesta.
Neutrino dengan energi sangat tinggi dapat bergerak tanpa mengubah arah atau kehilangan energi dalam jumlah signifikan. Kondisi tersebut memungkinkan para peneliti memperoleh informasi mengenai alam semesta yang tidak dapat diperoleh melalui cara lain.
Halzen lahir di Belgia pada 1944 dan merupakan profesor di University of Wisconsin–Madison, Amerika Serikat.
Baca juga: Tiga Ilmuwan Raih Nobel Kedokteran 2026 atas Penemuan Optogenetika