Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengapresiasi pelaksanaan Program MagangHub Kemnaker ) di PT AMM Site Mifa Bersaudara (Foto:Dok.Ist)
Pemkab Aceh Barat Apresiasi MagangHub Kemnaker di PT AMM Site Mifa Bersaudara
Rosa Anggreati • 28 September 2026 12:49
Meulaboh: Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengapresiasi pelaksanaan Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) di PT AMM Site Mifa Bersaudara. Program yang diikuti 13 peserta selama enam bulan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensi angkatan kerja.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Barat, Abdullah, S.S., mengatakan kepercayaan Kemnaker RI kepada PT AMM Site Mifa Bersaudara sebagai mitra pelaksana membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri.
“Kami mengapresiasi PT AMM Site Mifa Bersaudara yang telah dipercaya sebagai mitra pelaksanaan MagangHub di Aceh Barat. Terima kasih juga kepada Kemnaker RI yang telah membiayai program ini secara penuh. Ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam upaya mengurangi pengangguran,” ujarnya.
Menurut Abdullah, program tersebut sejalan dengan program pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, khususnya dalam perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi angkatan kerja.
Selama mengikuti program, peserta mendapatkan uang saku sesuai UMP Aceh Tahun 2026 serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Peserta juga akan memperoleh sertifikat resmi dari Kemnaker RI setelah menyelesaikan masa magang.

(Foto:Dok.Ist)
“Pesan Bupati dan Wakil Bupati, pemuda Aceh Barat harus siap kerja, siap saing, dan siap membangun daerah. Harapan kita setelah enam bulan, para peserta memiliki kompetensi yang semakin baik dan mendapatkan peluang untuk masuk ke dunia kerja,” katanya.
Sementara itu, Group Head CEC PT Mifa Bersaudara, Tengku Kaddhafi, mengatakan MagangHub menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal dunia kerja sekaligus membangun kompetensi, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama selama menjalani kegiatan di lingkungan pertambangan.
“Setiap orang yang datang ke site ini wajib pulang dalam keadaan selamat. Karena itu, ikuti safety induction dengan serius, gunakan APD dengan benar, patuhi prosedur dan arahan pembimbing. Di tambang, keselamatan bukan sekadar aturan, keselamatan adalah harga mati,” kata Kaddhafi.