Pezeshkian Bantah Mojtaba Khamenei Terluka Serius dalam Perang Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Anadolu Agency)

Pezeshkian Bantah Mojtaba Khamenei Terluka Serius dalam Perang Iran

Willy Haryono • 28 September 2026 07:11

Teheran: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei tidak mengalami “masalah kesehatan khusus," tegas Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk membantah klaim bahwa Khamenei mengalami cedera serius pada fase awal perang Iran tahun ini.

“Dari sudut pandang medis, dia sepenuhnya sehat,” kata Pezeshkian kepada CBS News dalam wawancara yang disiarkan pada Minggu, 27 September 2026.

Pezeshkian juga menyinggung latar belakangnya sebagai seorang dokter. Ia mengatakan dirinya telah bertemu Khamenei sebanyak dua kali, dan pertemuan terakhir berlangsung lebih dari tujuh jam.

Menurut Pezeshkian, Khamenei memiliki ketahanan fisik untuk menjalani pertemuan panjang tersebut, dan saat ini tidak mengalami gangguan medis.

Ayatollah Mojtaba Khamenei dipilih pada 8 Maret lalu untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran dalam waktu lama.

Kondisi fisik Mojtaba Khamenei menjadi perhatian internasional setelah AS menyatakan bahwa ia terluka dalam serangan pembuka perang Iran pada 28 Februari.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengklaim pemimpin Iran tersebut mengalami luka “sangat serius” di sisi kiri tubuhnya. Namun, Trump mengatakan dirinya tidak yakin pemimpin senior Iran tersebut telah tewas.

Terkait proses pengambilan keputusan di Iran, Pezeshkian mengatakan sebuah dewan transisi yang terdiri atas enam anggota saat ini mengarahkan mekanisme melalui konsultasi bersama.

Dewan tersebut mencakup perwakilan dari angkatan bersenjata, parlemen, dan lembaga-lembaga negara.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Peringatkan Bahwa AS dan Israel Musuh Bebuyutan Islam

(Willy Haryono)