Martina Berto Targetkan Penjualan Tumbuh 24,98% pada 2026

Jajaran manajemen Martina Berto saat RUPS dan RUPSLB. Foto: dok Martina Berto.

Martina Berto Targetkan Penjualan Tumbuh 24,98% pada 2026

Ade Hapsari Lestarini • 25 June 2026 16:26

Jakarta: PT Martina Berto Tbk (MBTO), perusahaan kecantikan nasional yang merupakan bagian dari Martha Tilaar Group, menargetkan penjualan sebesar Rp501,82 miliar pada 2026 atau tumbuh 24,98 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Target tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), serta Paparan Publik Tahunan 2026 yang digelar perseroan Kamis, 25 Juni 2026. Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Sementara itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, khususnya penyesuaian Pasal 3 mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Pada tahun buku 2025, MBTO membukukan penjualan sebesar Rp401,5 miliar. Perseroan mencatat laba kotor Rp158,9 miliar dengan margin laba kotor sebesar 39,58 persen, serta EBITDA sebesar Rp12,1 miliar. Di tengah tantangan industri dan kondisi pasar yang dinamis, Perseroan tetap menjaga disiplin biaya dan pengendalian operasional sebagai fondasi pemulihan kinerja.


 

 

Target perbaikan profitabilitas


Memasuki 2026, MBTO menargetkan EBITDA sebesar Rp61 miliar, laba usaha Rp48 miliar, dan laba setelah pajak Rp24,8 miliar. Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk Bryan David Emil mengatakan, 2026 menjadi momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat kualitas pertumbuhan melalui penguatan kanal penjualan, inovasi produk, efisiensi operasional, dan sinergi ekosistem bisnis.

"Fokus kami pada 2026 adalah mendorong pertumbuhan yang lebih sehat dan terukur melalui penguatan kanal digital dan online, inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen, pengembangan pasar ekspor, serta peningkatan kontribusi unit usaha strategis Perseroan. Dengan fondasi operasional yang terus diperkuat, kami optimistis Perseroan dapat melanjutkan momentum pemulihan kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," ujar Bryan, Kamis, 25 Juni 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Perseroan berfokus pada transformasi digital penjualan, inovasi produk berbasis bahan alami dan halal, penguatan pasar ekspor, efisiensi rantai pasok, optimalisasi harga jual, digitalisasi proses kerja, serta peningkatan kontribusi entitas anak.

MBTO juga terus memperkuat sinergi dalam ekosistem bisnis melalui PT Tara Parama Semesta yang mengelola jaringan Martha Tilaar Shop (MTS), serta PT Cedefindo sebagai entitas manufaktur kosmetik yang mendukung kapasitas produksi dan pengembangan bisnis Perseroan secara konsolidasi.

Sebagai perusahaan kecantikan nasional yang telah beroperasi lebih dari lima dekade, MBTO terus memperkuat inovasi berbasis bahan alam Indonesia, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

(Ade Hapsari Lestarini)