Gas elpiji 3 kg. Foto: dok Pertamina.
Pasokan Elpiji di Bekasi Aman Usai Kebakaran Gudang Pengisian Gas
Antonio • 2 April 2026 11:10
Bekasi: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan pasokan elpiji bagi masyarakat tetap aman usai kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning pada Rabu malam, 1 April 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan distribusi elpiji tidak terganggu, termasuk untuk wilayah yang selama ini dilayani SPBE tersebut.
“Kami sampaikan bahwa dengan adanya insiden ini pasokan elpiji pada warga tidak terganggu, terutama untuk wilayah yang menjadi coverage,” ujar Susanto di Bekasi.
Baca Juga :
"Kurang lebih melayani sekitar tiga wilayah ya," kata Susanto.
Meski demikian, Pertamina tetap menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Informasi awal diterima sekitar pukul 20.30 hingga 21.00 WIB.
“Kami mohon maaf atas insiden yang terjadi pada malam ini,” ucaonya.
Terkait penyebab kejadian, Pertamina belum dapat memastikan. Pihaknya masih menunggu hasil penelusuran dari saksi serta investigasi bersama aparat berwenang.
“Kronologi belum bisa dipastikan karena masih harus meminta keterangan dari para saksi dan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Fokus utama Pertamina saat kejadian adalah melakukan penanganan agar dampak tidak meluas. Proses pemadaman dan pendinginan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran serta aparat terkait hingga situasi berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.00 WIB.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria. (Metrotvnews.com/ Antonio)
Di sisi lain, Pertamina juga memastikan tanggung jawab terhadap korban dan warga terdampak tetap menjadi prioritas. Hingga saat ini, satu pekerja SPBE dilaporkan mengalami luka bakar, sementara jumlah korban lainnya masih dalam pendataan.
“Penanganan medis akan kami berikan yang terbaik dan dibiayai sebagai bentuk tanggung jawab,” bebernya.
Pertamina bersama pihak SPBE dan pemerintah setempat juga akan melakukan identifikasi terhadap dampak kerusakan, termasuk rumah warga di sekitar lokasi. “Setelah proses pendinginan, kami akan berkoordinasi dengan warga dan pemerintah setempat untuk memastikan dampak yang terjadi dan melakukan penanganan,” ungkapnya.
SPBE Cimuning telah beroperasi sejak 2009 dan dikelola pihak swasta sebagai mitra Pertamina. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com