Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/4/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Presiden Prabowo Arahkan Penataan Lahan Negara untuk Rakyat
Achmad Zulfikar Fazli • 6 April 2026 22:39
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar lahan negara yang saat ini dikuasai pihak lain dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait (Ara), mengatakan pemerintah menemukan cukup banyak aset negara, khususnya lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkeretaapian, yang telah ditempati masyarakat maupun pihak lain tanpa pemanfaatan optimal sesuai peruntukannya.
"Yang pasti, tanah negara itu arahan Presiden Prabowo, digunakan untuk kepentingan negara, termasuk juga di daerah-daerah, beberapa titik yang nanti kita akan sampaikan," kata Ara, Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 6 April 2026.
Ara bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan juga Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin telah melakukan peninjauan langsung di kawasan Bandung dan Tanah Abang, Jakarta, tempat lahan-lahan milik negara dikuasai pihak lain.
Ara menjelaskan pihak yang menguasai lahan negara beragam, termasuk masyarakat yang telah lama menempati kawasan tersebut.
Menurut dia, pemerintah akan mengedepankan pendekatan komunikasi dengan masyarakat dalam proses penataan lahan tersebut.
"Kita akan komunikasikan, karena itu adalah tanah negara. Tentunya itu digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia," ujar dia.
.jpg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto- Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Baca Juga:
Menteri PKP Sebut 3 Lahan KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga |
Dia menambahkan Presiden Prabowo telah memberikan arahan untuk menyiapkan langkah besar dalam penataan aset negara di berbagai daerah. Sejumlah lokasi strategis sedang dipetakan pemerintah bersama kementerian/lembaga terkait.
Pembiayaan program pemanfaatan lahan negara tersebut akan melibatkan Danantara Indonesia. Pemerintah juga menyiapkan berbagai skema kemudahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Pada waktunya akan ada langkah-langkah yang disampaikan secara besar oleh Pak Presiden untuk melakukan suatu perubahan yang signifikan, bagaimana lahan-lahan negara ini, tadi saya katakan sedang dipersiapkan Pak Nusron, di beberapa titik lahan-lahannya nanti akan diumumkan pada waktunya," jelas Ara.