Cianjur Siaga Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan

Cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Cibeber. ANTARA/Ahmad Fikri

Cianjur Siaga Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan

Silvana Febiari • 8 April 2026 21:06

Cianjur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan peringatan dini selama tiga hari ke depan. Peringatan ini ditujukan bagi masyarakat di seluruh wilayah Cianjur terkait cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah wilayah di Jawa Barat terutama Cianjur akan diguyur hujan lebat dengan status siaga.

"Peringatan dini berlaku selama tiga hari ke depan dengan status siaga, di mana hujan lebat diperkirakan akan mulai terjadi pada siang hingga malam hari," katanya, dilansir dari Antara, Rabu, 8 April 2026.
 


Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti sepadan sungai dan perbukitan rawan longsor disertai pergeseran tanah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Mereka juga diimbau segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

Wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut di antaranya Kecamatan Cianjur, Cipanas, Warungkondang, Cibeber, Cilaku, Ciranjang, Cikalongkulon, Sukanagara, Campaka, Cidaun, Campakamulya, dan Gekbrong.

Sedangkan sejumlah titik lainnya diwaspadai karena rawan terjadi pohon tumbang saat hujan turun deras disertai angin kencang seperti ruas Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Cianjur-Bandung, dan Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.


Cuaca ekstrem. Foto: Ilustrasi Metrotvnews


Hujan deras disertai angin kencang selama satu pekan terakhir menyebabkan enam peristiwa pohon tumbang. Salah satunya terjadi di Jalan Raya Cianjur-Cugenang yang menewaskan satu orang akibat tertimpa pohon berukuran besar.

"Sedangkan banjir terjadi di empat kecamatan, tidak ada korban jiwa atau warga yang mengungsi, namun seiring peringatan dini kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan siaga segera mengungsi ketika hujan turun lebat lebih dari dua jam saat malam hari," ungkapnya.

Untuk meminimalisasi bencana alam termasuk pohon tumbang, tambah dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait. Langkah ini mencakup pemangkasan dahan dan penebangan pohon yang rawan tumbang di sepanjang jalur utama Cianjur.

"Untuk wilayah rawan longsor dan banjir kami meminta dinas terkait di Pemkab Cianjur hingga pusat menyiagakan alat berat di sejumlah titik guna penanganan cepat ketika terjadi bencana longsor menutup landasan jalan," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)