Ada Retakan Sepanjang 80 Meter, Pengelola Tol Cisumdawu Berlakukan Contraflow

Jalan Tol Cisumdawu kilometer 177 ambles dan tengah diperbaiki. Dokumentasi/ Metro TV

Ada Retakan Sepanjang 80 Meter, Pengelola Tol Cisumdawu Berlakukan Contraflow

Whisnu Mardiansyah • 8 April 2026 12:05

Sumedang: Pengelola Tol Cisumdawu menyatakan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow selama empat bulan. Kebijakan ini akibat pergerakan tanah yang menyebabkan retakan sepanjang 80 meter di kilometer 207+300 tol tersebut di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Agustinus Sudrajat, mengatakan retakan yang muncul memiliki panjang sekitar 80 meter dan kedalaman mencapai 2 meter. Kondisi ini diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi.

"Retakan ini kami identifikasi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, serta kondisi wilayah yang berada di area perbukitan," kata Agustinus di Sumedang seperti dilansir Antara, Rabu, 8 April 2026.

Agustinus menyampaikan, pihaknya telah memastikan fungsi drainase berjalan optimal. Pengelola juga melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus kendaraan.

Pengalihan arus kendaraan dilakukan terhadap kendaraan dari arah Bandung menuju Cirebon. Kendaraan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.
 


Untuk penanganan jangka panjang, akan dilakukan penguatan struktur menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter dan panjang penanganan mencapai 100 meter.

Selain itu, pihaknya bersama kepolisian akan menerapkan contraflow di jalur B arah Bandung. Penerapan dimulai dari KM 206+125 hingga KM 208+200.

"Selama contraflow berlangsung tidak ada pembatasan kendaraan, seluruh kendaraan masih bisa melintas," ujar Agustinus, Rabu, 8 April 2026.


Situasi jalan tol. Foto MI

Sementara itu, Kanit PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deny Ruchyat, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan. Durasi ini menyesuaikan dengan proses perbaikan di lapangan.

"Paling tidak contraflow dilakukan tiga sampai empat bulan selama masa perbaikan. Namun kami upayakan bisa lebih cepat," kata Deny di Sumedang, Rabu, 8 April 2026.

Deny menambahkan, pelaksanaan contraflow direncanakan mulai diberlakukan pada Rabu, 8 Juni 2026, setelah kesiapan sarana dan prasarana terpenuhi.

Petugas mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi ruas terdampak selama masa perbaikan berlangsung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)