Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Operasional Kereta Menuju Bekasi Disetop

Kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Istimewa.

Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Operasional Kereta Menuju Bekasi Disetop

Achmad Zulfikar Fazli • 28 April 2026 00:13

Jakarta: Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, mengatakan seluruh operasional kereta api menuju Bekasi dihentikan sementara imbas dari kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Kecelakaan ini melibatkan KRL Commuter Line dengan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

“Hingga pada saat ini untuk operasional kereta api kita setop dari Pasar Senen maupun Gambir,” ujar Anne di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026.

Akibat dari kecelakaan ini, 38 korban dari KRL Commuter Line sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Kemudian, ada tiga korban yang dilaporkan meninggal dunia.

Sementara itu, 240 penumpang kereta Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat. Mereka akan dibawa kembali ke Stasiun Gambir menggunakan bus.

“(Sebanyak) 240 penumpang (Argo Bromo) Anggrek semuanya selamat,” ujar dia.


Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (tangkapan layar)

Baca Juga: 

38 Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Sudah Dievakuasi ke RS

Kecelakaan kereta terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat. Dalam narasi video yang beredar, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.50 WIB.

Berdasarkan visual video yang beredar, tampak gerbong wanita KRL ringsek ditabrak kereta jarak jauh.

"Ini yang tabrak kepalanya (kereta jarak jauh) sampai tembus gerbong wanita bagian belakang," ujar suara dalam video.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)