Presiden Prabowo Mewaspadai Dampak Konflik Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Mewaspadai Dampak Konflik Timur Tengah

M Ilham Ramadhan Avisena • 12 March 2026 13:54

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto membahas potensi dampak konflik global terhadap ekonomi Indonesia. Pembahasan dilakukan dalam pertemuan bersama Dewan Ekonomi Nasional dan sejumlah menteri di Jakarta.

Salah satu isu yang disorot adalah eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan energi dunia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut secara khusus menyoroti perkembangan ekonomi global serta kemungkinan dampaknya terhadap Indonesia.

"Termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026," ujar Teddy dalam keterangan yang dikutip Kamis, 12 Maret 2026.

Di tengah dinamika global tersebut, pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional masih relatif aman. Ketersediaan bahan bakar minyak dan gas disebut masih mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.
 


"Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali," ungkap Teddy.

Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Salah satu agenda yang ditekankan Prabowo adalah mempercepat program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari luar negeri.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres

"Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara," kata Teddy.

Selain itu, Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan geopolitik dan ekonomi global yang dinilai masih penuh ketidakpastian.

"Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga," pungkas Teddy.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)