BEAST 2025 Jakarta Dorong Kolaborasi Global Industri Creative & Digital Arts

Bengkel Animasi Creative & Digital Arts Festival (BEAST) 2025 digelar sebagai forum strategis industri Creative dan Digital Arts (Foto:Dok)

BEAST 2025 Jakarta Dorong Kolaborasi Global Industri Creative & Digital Arts

Rosa Anggreati • 14 January 2026 13:31

Jakarta: Bengkel Animasi Creative & Digital Arts Festival (BEAST) 2025 digelar sebagai forum strategis industri Creative dan Digital Arts.

Acara ini diselenggarakan oleh Bengkel Animasi bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, dan 

BEAST 2025 telah berlangsung pada 29 November 2025, di Ibis Styles Jakarta Sunter. Event ini dirancang tidak hanya sebagai ajang diskusi industri, tetapi juga sebagai platform pengembangan peluang bisnis di sektor kreatif digital. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, profesional industri, institusi pendidikan, serta pemerintah dalam satu forum kolaboratif.

Hadir sebagai pembicara, para profesional dari industri nasional dan internasional seperti Ronny Gani (CEO Bengkel Animasi & Senior Animator film Avengers, Pacific Rim, dan Transformers), Yoichi Ataka (CEO Polygon Pictures Malaysia), Sashya Subono (Facial Motion Animator WETA FX), Ardhan Fadhlurrahman (CEO Separuh Interactive), Dimitri Josephine (Authorized Instructor Unreal Engine), serta Leo Avero (Chef of Separuh Interactive). Para pembicara membagikan pengalaman mereka terkait pengelolaan studio, standar produksi, dan strategi bisnis industri kreatif.
 


Melalui agenda business matching, BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara. Sesi ini memberikan ruang bagi studio lokal untuk mempresentasikan kapabilitas dan menjajaki peluang pasar global.

Ronny Gani menegaskan penguatan sisi bisnis menjadi fokus penting dalam penyelenggaraan BEAST. “Pertumbuhan industri kreatif harus diiringi dengan akses terhadap peluang pasar dan kolaborasi global,” ujarnya.

Dengan dukungan kementerian terkait dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, BEAST 2025 diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong kolaborasi bisnis yang konkret, serta memperkuat posisi Indonesia di industri Creative dan Digital Arts.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)