Jangan Panik, Simak 6 Langkah Penting Saat Terjadi Kebakaran di Apartemen

Ilustrasi Pexels

Jangan Panik, Simak 6 Langkah Penting Saat Terjadi Kebakaran di Apartemen

Muhamad Marup • 30 April 2026 15:31

Jakarta: Kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar. Kebakaran bisa terjadi di kondisi masyarakat elit sekali pun seperti yang kebakaran di Apartemen Mediterania, Kamis, 30 April 2026.

Saat kebakaran terjadi di kawasan perumahan, proses evakuasi akan lebih mudah untuk keluar rumah dan melakukan evakuasi. Berbeda dengan apartemen yang memiliki struktur bangunan berbeda.

Rasa panik dan khawatir tentunya akan dirasakan, tetapi sebaiknya perhatikan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri. Mengutip Halodoc, berikut ini beberapa hal penting saat mengalami musibah kebakaran di apartemen.
 

 

Usahakan tetap tenang

Tenang menjadi cara pertama yang harus kamu lakukan. Saat bersikap tenang kamu akan lebih mudah untuk menentukan keputusan yang akan dilakukan dalam mengevakuasi diri maupun keluarga. Semakin kamu panik, kesalahan dalam mengevakuasi akan semakin besar. 

Segera lakukan evakuasi

Saat akan melakukan evakuasi, pastikan kamu hanya membawa barang-barang yang penting. Hindari membawa barang yang berat dan besar. Jika diperlukan, kamu bisa membawa surat-surat berharga dan kartu identitas.

Berjalan membungkuk dan hindari asap

Udara yang bersih biasanya akan berada di dekat lantai atau di bawah, maka berjalannya dengan membungkuk agar kamu tetap bisa bernapas dengan baik. Hindari masuk ke dalam asap karena dapat menyebabkan kesulitan napas yang bisa mengganggu proses evakuasi.

Hindari penggunaan lift atau eskalator

Hindari penggunaan lift atau eskalator saat kebakaran terjadi di apartemen. Hal ini berisiko membuat kamu terjebak di dalam lift. Pastikan kamu menggunakan tangga darurat saat evakuasi.

Evakuasi melalui pintu dan tangga darurat

Jangan lupa untuk selalu mempelajari kawasan apartemen untuk mengetahui pintu darurat yang bisa kamu gunakan saat kebakaran. Jika sudah mengetahui lokasinya, segera menuju pintu darurat untuk evakuasi diri.

Saat proses evakuasi, selalu tutup pintu darurat saat keluar maupun masuk. Hal ini dilakukan untuk mencegah asap masuk ke dalam kawasan tangga darurat. Terlalu banyak asap membuat korban yang melakukan evakuasi akan kekurangan oksigen dan kesulitan bernapas.

Hubungi pihak berwenang


Ilustrasi Pexels

Pastikan pihak berwenang atau apartemen mengetahui musibah yang terjadi agar evakuasi bisa berjalan dengan baik. Selama kamu melakukan evakuasi, pemadam kebakaran setempat pun bisa langsung mengunjungi lokasi agar kebakaran bisa segera dihentikan.

Jika kamu terjebak dalam ruangan, pastikan pintu tertutup dan tidak ada asap yang masuk ke dalam ruangan. Jika terdapat jendela dan bukan sumber kebakaran, kamu bisa membuka jendela untuk mendapatkan oksigen dan menunggu bantuan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)