Hari Buruh, RSU Pekerja Perkuat Layanan Kesehatan

Ilustrasi. Foto: Medcom.

Hari Buruh, RSU Pekerja Perkuat Layanan Kesehatan

Siti Yona Hukmana • 1 May 2026 21:49

Jakarta: Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Rumah Sakit Umum (RSU) Pekerja memperkuat pelayanannya dengan menghadirkan layanan cuci darah (hemodialisa). Layanan ini mulai beroperasi memberikan pelayanan kepada pekerja yang bekerja di kawasan industri sebagai pasien pertama hari ini Jumat, 1 Mei 2026.

Direktur PT KBN Graha Medika, Achmad Mawardi, selaku perwakilan pemegang saham menyampaikan RSU Pekerja selama ini telah dikenal sebagai rumah sakit yang memberikan layanan kesehatan terintegrasi bagi pekerja di kawasan industri, mulai dari layanan umum, kegawatdaruratan, hingga penanganan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan. 

"Tahun ini, kami berfokus menambah pelayanan cuci darah untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan," kata Achmad dalam keterangannya, Jumat, 1 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran rumah sakit dalam menjawab kebutuhan pekerja di kawasan industri.

"Penambahan layanan hemodialisa ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat sekitarnya,” ujar Achmad. 

Sementara itu, Direktur RSU Pekerja, dr. Iswanto, menjelaskan penambahan layanan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang bersama BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih komprehensif dan terjangkau. Ia mengaku ingin RSU Pekerja menjadi rumah sakit rujukan bagi pekerja, khususnya di kawasan industri. 

"Layanan hemodialisa ini kami hadirkan untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan yang berkesinambungan tanpa harus meninggalkan lingkungan kerja mereka,” ujar Iswanto.

RSU Pekerja Cilincing, Jakarta Utara memberikan pelayanan kesehatan kepada pekerja. Foto: Istimewa.

Menurutnya, pendekatan layanan yang dekat dengan aktivitas pekerja menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan terapi serta kualitas hidup pasien, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti gagal ginjal. Saat ini sudah banyak yang ngantre untuk cuci darah, karena aksesnya yang dekat dengan jalan raya dan dilintasi jalur Jaklinko.

Momentum Hari Buruh menjadi pengingat, kesehatan pekerja merupakan hak fundamendal yang harus dimiliki oleh para pekerja dan l fondasi utama produktivitas ekonomi. Banyak pekerja yang terabaikan hak kesehatannya, seperti mereka yang terkena penyakit akibat kerja (PAK) masih belum mendapatkan pelayanan yang seharusnya.

"Sebagai bagian dari ekosistem kawasan industri, RSU Pekerja berkomitmen untuk mendukung terciptanya tenaga kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing melalui layanan kesehatan yang profesional," ungkap Iswanto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)