BMKG: 9 Wilayah di Sultra Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Ilustrasi hujan. Medcom.id

BMKG: 9 Wilayah di Sultra Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Achmad Zulfikar Fazli • 4 May 2026 07:59

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini terhadap sembilan wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin, 4 Mei 2026. Kesembilan wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai guntur dan angin kencang.

"Potensi cuaca ekstrem tersebut diprediksi terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Buton Utara, Muna, dan Muna Barat," kata Faizal Habibie, saat dihubungi di Kendari, dilansir dari Antara, Senin, 4 Mei 2026.

Dia menyebutkan berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi atmosfer di Bumi Anoa sepanjang hari ini, yakni pada pagi hari secara umum wilayah Sulawesi Tenggara diprediksi mengalami kondisi cerah hingga berawan.

Pada siang dan sore hari selain sembilan wilayah yang masuk dalam peringatan dini, hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah Kendari, Bombana, Konawe Kepulauan, Buton Tengah, Buton, Baubau, dan Wakatobi.

"Lalu, pada malam hari terdapat potensi hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Kolaka, Kolaka Utara, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan, serta dini hari di wilayah Kolaka Utara masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan," ujar dia.


Ilustrasi hujan. Foto- Medcom.id

Baca Juga: 

Jakarta Diprediksi Hujan Ringan pada Pagi hingga Sore Hari

Faizal Habibie menjelaskan untuk suhu udara berada pada rentang 23 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 65 hingga 95 persen.

"Sementara itu, angin diprakirakan bertiup dari arah timur menuju selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 kilometer per jam," jelas dia.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak hidrometeorologi yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, maupun pohon tumbang akibat angin kencang.

"Untuk informasi prakiraan cuaca yang lebih terperinci hingga tingkat kecamatan, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id/," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)