Papan peringatan risiko serangan ikan hiu. (Guardian)
Peselancar Terluka dalam Serangan Hiu Keempat di New South Wales
Muhammad Reyhansyah • 20 January 2026 14:06
Sydney: Seorang peselancar terluka setelah digigit hiu di pesisir New South Wales (NSW), Australia, menandai serangan hiu keempat di wilayah tersebut dalam kurun waktu kurang dari 48 jam. Insiden terbaru ini terjadi pada Selasa pagi, 20 Januari 2026 di Mid North Coast Australia.
Polisi mengatakan pria berusia 39 tahun itu mengalami luka di bagian dada setelah hiu menggigit papan selancarnya. Ia sempat mendapat perawatan medis dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Insiden tersebut menyusul tiga serangan hiu lainnya yang terjadi di wilayah Sydney dalam dua hari terakhir. Kepolisian menyatakan seluruh pantai di kawasan utara Sydney akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Serangan Selasa terjadi di dekat area perkemahan Point Plomer, sekitar 450 kilometer di utara Sydney. Polisi menjelaskan hiu sempat mencengkeram papan selancar korban sebelum menyebabkan luka di bagian dada.
Kepala Eksekutif Surf Life Saving NSW, Steve Pearce, mengatakan peselancar tersebut beruntung tidak mengalami cedera serius.
“Kami sangat menganjurkan agar tidak berenang atau berselancar di dekat muara sungai karena itu merupakan area tempat hiu berkumpul,” kata Pearce, seperti dikutip BBC, Selasa, 20 Januari 2026. Ia juga mengingatkan agar masyarakat berpikir dua kali untuk masuk ke air yang keruh.
Serangkaian serangan ini terjadi setelah beberapa hari hujan deras. Sebelumnya, Superintendent Kepolisian NSW Joseph McNulty menyebut kondisi tersebut dapat menciptakan “lingkungan badai yang sempurna” bagi serangan hiu. Hujan dapat membawa nutrisi ke laut, yang pada gilirannya menarik hiu mendekati garis pantai.
Pada Senin, seorang peselancar muda lolos dari serangan di Pantai Dee Why, Sydney. Namun, beberapa jam kemudian, serangan lain di Manly menyebabkan seorang pria berusia 27 tahun mengalami luka yang disebut “mengubah hidupnya." Sehari sebelumnya, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun juga terluka parah akibat gigitan hiu di sebuah pantai populer di Pelabuhan Sydney.
Pola Perilaku Hiu
Otoritas menduga sebagian besar serangan terbaru melibatkan hiu banteng. Menurut Australian Museum, hiu banteng merupakan salah satu dari sedikit spesies hiu yang berpotensi berbahaya bagi manusia dan menempati peringkat ketiga paling mematikan berdasarkan data International Shark Attack File.
Pada November tahun lalu, seorang perempuan tewas dan seorang pria mengalami luka serius akibat serangan hiu banteng di pantai terpencil di New South Wales.
Hiu banteng biasanya muncul di perairan sekitar Sydney pada Januari dan Februari, bertepatan dengan musim panas di Australia, ketika suhu air berada pada tingkat yang mereka sukai. Hal ini disampaikan oleh Daryl McPhee, profesor madya ilmu lingkungan di Bond University.
Meski Australia dikenal sebagai salah satu lokasi dengan angka serangan hiu tertinggi di dunia, kemungkinan terjadinya serangan tetap sangat kecil. Karena itu, rangkaian insiden dalam waktu singkat di New South Wales ini dinilai tidak lazim.
“Serangkaian gigitan hiu banteng dalam periode sesingkat ini sangat tidak biasa,” kata McPhee.
Polisi sebelumnya mengimbau masyarakat untuk menghindari perairan di NSW akibat cuaca buruk yang menurunkan kualitas dan jarak pandang air.
“Saya menyarankan untuk tidak berenang di pelabuhan atau sistem sungai lain di NSW saat ini,” kata McNulty.
Menurut McPhee, hujan dapat memusatkan ikan-ikan mangsa hiu banteng di hilir sungai dan kawasan pantai. “Di mana ada ikan, di situ ada hiu banteng. Sayangnya, kondisi ini terkadang terjadi di lokasi pantai yang ramai dikunjungi,” ujarnya.
Baca juga: Bocah 12 Tahun Kritis usai Diserang Ikan Hiu di Perairan Sydney Australia