Keluarga Kerajaan Terseret Kasus Epstein, Pangeran William Fokus kepada Korban

Pangeran William dan Putri Catherine sesalkan kasus Jeffrey Epstein yang menimbulkan korban. Foto: Anadolu

Keluarga Kerajaan Terseret Kasus Epstein, Pangeran William Fokus kepada Korban

Fajar Nugraha • 10 February 2026 08:58

London: Kasus yang menyelimuti pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein turut menarik keluarga Kerajaan Inggris.

Pangeran William dan Putri Catherine sangat prihatin dengan serangkaian pengungkapan terbaru terkait mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

"Saya dapat memastikan bahwa pangeran dan putri sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut," kata juru bicara istana kepada wartawan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa 10 Februari 2026.

"Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban,” ujar juru bicara Istana.

Pernyataan publik pertama mereka muncul ketika Andrew Mountbatten-Windsor, mantan pangeran dan adik laki-laki Raja Charles, termasuk di antara mereka yang kembali mendapat sorotan atas hubungan masa lalunya dengan Epstein.

Menurut laporan media pekan lalu, sebuah email dari Ghislaine Maxwell tampaknya mengonfirmasi bahwa foto yang beredar luas yang menunjukkan Andrew Mountbatten-Windsor, yang saat itu bergelar Duke of York, merangkul Virginia Giuffre, yang menuduh mantan pangeran tersebut melakukan pelecehan seksual, adalah nyata.

Pesan tersebut, yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS dalam berkas Epstein terbaru, berjudul "draf pernyataan," dikirim oleh "G Maxwell" kepada Jeffrey Epstein pada tahun 2015.

Ia menulis: "Pada tahun 2001 saya berada di London ketika ... (disensor) bertemu dengan sejumlah teman saya termasuk Pangeran Andrew. Sebuah foto diambil karena saya membayangkan dia ingin menunjukkannya kepada teman dan keluarga."

Keluarga Giuffre, yang meninggal pada 2025, mengatakan kepada BBC bahwa email tersebut menunjukkan bahwa ia telah "dibenarkan."

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)