Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: dok Kemenaker.
Dibuka Juli, Pemerintah Tambah Kuota Peserta Magang Nasional hingga 150 Ribu
Husen Miftahudin • 28 May 2026 18:30
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pemerintah menambah total kuota 150 ribu peserta Magang Nasional 2026. Hal ini disampaikan selepas Menaker melakukan diskusi bersama Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk menyetujui penambahan kuota Magang Nasional.
"Alhamdulillah, atas instruksi dari Pak Presiden bersama dengan Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Mensesneg, dan Seskab, kita sudah mengumumkan akan ada kuota untuk angkatan ke 2 tahun 2026, sebanyak 150 ribu orang," kata Yassierli dalam video Instagram @Kemnaker, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Yassierli mengatakan tahun ini ada peningkatan jumlah kuota Magang Nasional dari tahun sebelumnya yang hanya 100 ribu. Kebijakan ini bisa menjadi angin segar bagi para lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai kampus, yang masih belum memiliki pengalaman kerja sama sekali.
"Jadi meningkat dari tahun lalu yang hanya 100 ribu orang," tutur Yassierli.
| Baca juga: Jangan Khawatir! Uang Saku Magang Nasional 2026 Masih Dibayar Pemerintah |

(Ilustrasi program magang. Foto: dok Volunoid)
Dibuka mulai Juli
Menaker juga menambahkan ingin mempercepat proses rangkaian kegiatan hingga perusahaan yang mau membuka lowongan, agar pada Juli mendatang bisa segera dibuka.
"Insyaallah kita targetkan Juli itu bisa dimulai. Sekarang kami mulai menyiapkan perusahaan-perusahaan untuk mem-posting lowongan," papar Yassierli.
Harapannya, sebut dia, ini bisa menjadi langkah awal bagi para fresh graduate untuk memulai kariernya. Sehingga, pelamar bisa melakukan lamaran sesuai dengan bidang skill dan kompetensi hingga mengikuti mekanisme seleksi.
"Adik-adik bisa memilih lowongan mana yang dianggap cocok dan kemudian nanti akan ada seleksi," tutup Yassierli. (Adrian Bachtiar)