Surya Paloh Minta Hubungan RI-Malaysia Tak Diukur dari Untung Rugi Perdagangan

Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan kata sambutan dalam acara Friendship Dinner bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Presiden UMNO Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi di NasDem Tower. Foto: Metro TV/Damar.

Surya Paloh Minta Hubungan RI-Malaysia Tak Diukur dari Untung Rugi Perdagangan

Muhammad Adyatma Damardjati • 19 September 2026 21:36

Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan hubungan Indonesia-Malaysia harus diperlakukan secara khusus dan istimewa. Kedekatan kedua negara tidak bisa diukur hanya dari kacamata untung rugi perdagangan.

Hal itu disampaikan Surya Paloh dalam sambutannya pada acara Friendship Dinner bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Presiden UMNO Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu, 19 September 2026. Ia menyebut hubungan kedua negara sebagai hubungan negeri serumpun.

"Hubungan antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia, saya harus nyatakan sejujurnya, adalah hubungan seperti negeri serumpun. Hubungan persaudaraan yang tidak bisa kita samakan antara hubungan kita dengan negara-negara tetangga ataupun negara-negara lainnya," ujar Surya Paloh.

Surya Paloh menilai salah besar jika hubungan Indonesia dan Malaysia tidak ditempatkan sebagai lex specialis. Menurutnya, hubungan kedua negara bukan hanya soal pertimbangan keuntungan dan kerugian semata.

"Adalah satu hal yang salah besar kalau kita tidak menempatkan hubungan Indonesia dengan Malaysia sebagai suatu lex specialis. Hubungan yang bukan hanya datang dengan pertimbangan-pertimbangan keuntungan rugi semata-mata," ungkap Surya Paloh.

Surya Paloh mengakui neraca laba rugi negara dalam transaksi perdagangan tetap penting. Namun, ia menekankan ada hal yang jauh lebih besar, yaitu pondasi kekokohan kedua negara sebagai satu serumpun.

"Keuntungan rugi itu adalah neraca laba ruginya negara dalam transaksi perdagangan. Tapi jauh lebih besar daripada itu, hubungan kedua negara ini adalah merupakan pondasi kekokohan kita," tegas Surya Paloh.

Ketum Partai NasDem Surya Paloh menerima kunjungan Wakil PM Malaysia Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi di NasDem Tower. Foto: Metro TV/Damar.

Surya Paloh menegaskan hubungan Indonesia dan Malaysia merupakan pondasi untuk menjaga kebangkitan dan kekuatan bersama. Hal itu dinilai penting untuk membangun kedua bangsa.

"Satu serumpun yang mampu untuk menjaga kebangkitan dan kekuatan bersama daripada kedua negara untuk bisa membangun bangsa Indonesia, membangun bangsa Malaysia," ujar Surya Paloh.

Surya Paloh menambahkan, NasDem dan UMNO sama-sama berkepentingan terhadap kemajuan bangsa masing-masing. Menurutnya, tidak ada perbedaan di antara keduanya dalam hal tersebut.

"Sebagai institusi partai politik, NasDem berkepentingan terhadap kemajuan demi kemajuan yang bisa dicapai oleh bangsa ini. Sama halnya dengan UMNO," kata Surya Paloh.

Kunjungan Presiden UMNO ke NasDem Tower menjadi bagian dari rangkaian diplomasi partai. Rombongan tiba sekitar pukul 17.00 WIB dan disambut Surya Paloh di lantai 22. Mereka diajak berkeliling ke sejumlah lantai, termasuk Galeri Kebangsaan di lantai 7 dan 6 yang berisi patung pahlawan nasional, sebelum mengikuti jamuan makan malam di Ballroom NasDem Tower.

(Anggi Tondi)