Bahlil: Pemerintah Siapkan Tambahan Listrik Dukung Pembangunan Data Center

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Tangkapan layar YouTube Kementerian ESDM.

Bahlil: Pemerintah Siapkan Tambahan Listrik Dukung Pembangunan Data Center

Husen Miftahudin • 22 September 2026 18:54

Tangerang: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah mendorong penambahan kapasitas listrik untuk mendukung pengembangan data center di Indonesia.

Bahlil menyebut Indonesia memiliki peluang untuk menjadi lokasi pengembangan data center karena kebutuhan listrik di sektor tersebut terus meningkat. Pemerintah akan menyesuaikan penyediaan listrik dengan kebutuhan investor.

"Kita sedang mendorong untuk di Indonesia agar dilakukan penambahan menyangkut listriknya," ujar Bahlil setelah Opening Ceremony MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Kabupaten Tangerang, Selasa, 22 September 2026.

Menurut dia, investor yang ingin membangun data center di Indonesia perlu menyampaikan kebutuhan kapasitas listrik secara jelas. Setelah kebutuhan tersebut disampaikan, PT PLN (Persero) akan menyiapkan pasokan listrik sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.

"Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan," jelas dia.

Bahlil menilai pengembangan data center menjadi salah satu peluang investasi yang perlu didukung melalui kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan. Ketersediaan pasokan listrik menjadi salah satu kebutuhan dalam mendukung pengembangan sektor tersebut.
 
Sokong Listrik Data Center, PLN Batam Perkuat Ekosistem Digital

(Ilustrasi data center. Foto: eduparx.id)

Tawarkan harga listrik kompetitif


Dalam pemaparannya, Bahlil turut mengajak investor untuk mengembangkan data center di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki beragam sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik.

"Bapak-Ibu semua, tidak perlu ragu, para investor kalau mau data center di Indonesia, wilayah kami ini wilayah yang terbesar di kawasan Asia Tenggara, pulau kami masih terlalu banyak, energi tidak hanya dari matahari, ada juga dari air, ada panas bumi, ada dari angin, dan macam-macam sekali," papar Bahlil.

Bahlil juga meyakini harga listrik di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain. Pemerintah, kata dia, akan memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

"Dan saya yakinkan kepada teman-teman, harga kita akan jauh lebih kompetitif ketimbang produksi listrik dari negara-negara yang lain. Kita akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi Bapak-Ibu semua," tutur Bahlil.

Menurut dia, potensi energi yang dimiliki Indonesia dapat menjadi salah satu modal dalam memenuhi kebutuhan listrik data center. Pemerintah juga membuka peluang investasi seiring dengan kebutuhan tambahan kapasitas listrik untuk pengembangan sektor tersebut. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Husen Miftahudin)