Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro. Foto: Dok istimewa
Tambah 6 Mobil Tangki, 90 MT LPG Dikirim ke Aceh
Eko Nordiansyah • 17 December 2025 11:00
Jakarta: Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya percepatan pemulihan pasokan LPG di wilayah Aceh dengan menambah enam unit mobil tangki LPG (skid tank) dengan kapasitas total 90 MT. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan untuk memastikan distribusi LPG berjalan optimal pascabencana.
Sebelumnya Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan 24 mobil tangki LPG (skid tank) dengan total kapasitas 358 MT untuk menambah armada dalam menyalurkan pasokan LPG di wilayah terdampak bencana Aceh.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam percepatan pemulihan pasokan energi, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi tantangan akses yang tidak mudah akibat bencana banjir dan longsor.
“Pertamina Patra Niaga mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan pasokan LPG di Aceh terpenuhi. Total 30 unit Mobil Tangki LPG dioperasikan untuk memperkuat armada angkutan pasokan LPG di Aceh,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 17 Desember 2025.
Per kemarin, enam unit mobil truk yang mengangkut LPG dikerahkan melalui jalur laut dengan total lebih dari 10 ribu tabung LPG yang diangkut dan disalurkan secara bertahap ke wilayah terdampak di Aceh. Ia menyebut, pengiriman ini menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
“Tambahan enam mobil truk LPG yang dikirimkan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh memperkuat armada penyaluran, dari sebelumnya telah ada 11 armada truk LPG yang dikirim ke wilayah Aceh. Hal ini merupakan bentuk percepatan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Roberth.
.jpg)
(Operasi pasar LPG 3 Kg di Provinsi Aceh selama periode 6–15 Desember 2025. Foto: Dok istimewa)
Pastikan penyaluran LPG berjalan lancar
Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah juga telah melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg di Provinsi Aceh selama periode 6–15 Desember 2025, dengan total penyaluran mencapai 14.560 tabung, yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Operasi pasar ini menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan LPG di tengah keterbatasan akses distribusi darat serta menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.
Sebagai informasi, pasokan LPG ke wilayah Aceh sempat menghadapi tantangan akibat terputusnya jalur darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut menggunakan moda kapal Ro-Ro, guna menopang pasokan ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen.
Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh pada Minggu, 14 Desember 2025. Meskipun ia mengakui distribusi masih dilakukan secara bertahap dan memerlukan pengaturan lanjutan karena belum sepenuhnya sesuai dengan tingkat permintaan.
“Kami terus berupaya maksimal untuk melakukan percepatan pemulihan pasokan di Aceh. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sehingga menyebabkan panic buying, apalagi memanfaatkan kesempatan dengan menjual kembali LPG dengan harga tidak wajar,” kata dia.