Trump Ubah Washington Menjadi Sirkuit Balapan Jalanan untuk IndyCar

Presiden AS Donald Trump melepas pembalap IndyCar. Foto The New York Times

Trump Ubah Washington Menjadi Sirkuit Balapan Jalanan untuk IndyCar

Fajar Nugraha • 24 August 2026 11:05

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara, Melania Trump, diantar menggunakan limusin kepresidenan mengelilingi lintasan balap IndyCar yang dibuat dari jalanan pusat kota Washington pada Minggu 23 Agustus 2026 sore waktu setempat.

Ini merupakan acara besar terakhir yang direncanakan bagi kota tersebut sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-250 negara itu.

Menteri Dalam Negeri Doug Burgum berseru, "Para pembalap, nyalakan mesin kalian!" Trump mengibarkan bendera hijau besar naik-turun sementara istrinya tersenyum dan bertepuk tangan. Pesawat jet jumbo Qatar yang kini ia gunakan sebagai Air Force One terbang rendah di atas mereka.


Iringan mobil Trump di sirkuit jalanan. Foto: The New York Times

Dua puluh lima mobil balap melaju kencang di lintasan sepanjang 2,7 kilometer yang berkelok di antara monumen marmer putih dan museum Smithsonian di sepanjang Pennsylvania Avenue, melintasi National Mall, dan melewati depan Gedung Capitol.

Pusat kota diubah demi acara ini. Lebih dari 200 penutup lubang saluran air dilas hingga tertutup rapat. Penerbangan menuju Bandara Nasional Ronald Reagan dialihkan. Museum-museum di sepanjang rute balapan menerapkan langkah-langkah perlindungan bagi karya seni mereka.

Musim panas ini menjadi masa yang menyenangkan di Washington bagi Trump. Pada Juni, ia menggelar pertandingan tarung bebas (cage fight) di Halaman Selatan Gedung Putih untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Sementara pada Juli, ia tampil sebagai bintang utama dalam unjuk rasa di depan Monumen Washington pada 4 Juli. Kini, ia berkeliling lintasan balap dengan kendaraan.



"Kami akan melakukan satu putaran kecil dengan mobil yang aman dan nyaman, sedikit lebih lambat dibandingkan mobil-mobil yang akan kita saksikan nanti," ujar Trump kepada seorang reporter Fox Sports, seperti dikutip dari The New York Times, Senin 24 Agustus 2026.

"Tapi kami akan bersenang-senang,” kata Trump.

Ia mengajak dua putranya serta ajudannya, Natalie Harp. Sejumlah menteri kabinet juga hadir, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Pendidikan Linda McMahon dan Menteri Energi Chris Wright.

Kerumunan penonton menyaksikan balapan jalanan tersebut melalui layar-layar yang dipasang di sepanjang National Mall. Ada pula yang memilih menonton dari jarak dekat di pinggir lintasan, sambil berpegangan pada pagar kawat di sepanjang jalur balap untuk melihat mobil-mobil melesat cepat.

Salah satu mobil melintasi tikungan yang sangat tajam di dekat Gedung Capitol dan menabrak langsung dinding pembatas. Mobil berikutnya yang melintasi tikungan menabrak mobil tersebut. Mobil-mobil lain yang melewati tikungan itu melambat untuk menghindari tabrakan yang melibatkan dua kendaraan tersebut. Para penyiar mengabarkan bahwa kedua pengemudi dalam keadaan baik-baik saja.

Mobil dengan logo "Sam’s Club" masuk ke area pit stop. Tim kru segera muncul dan dengan cepat mengganti ban mobil tersebut.



Sebagian ruas Constitution Avenue di dekat National Gallery of Art dan gedung Federal Trade Commission diubah menjadi bengkel terbuka dadakan yang disebut sebagai "paddock". Di bawah bayang-bayang truk trailer Freightliner, para pembalap tampak berjalan-jalan mengenakan pakaian tahan api tiga lapis, sambil memegang helm dan menyantap hot dog. Kru pit menumpuk ban Firestone yang sangat tebal hingga tinggi menjulang.

Menteri Perdagangan Howard Lutnick, yang mengenakan setelan jas dan dasi biasa, menghampiri sekelompok pembalap yang sedang bersantai di area paddock.

"Baiklah, mari kita berfoto selfie," ujar Lutnick. Para pembalap pun segera merapat ke dalam bingkai foto.

"Semoga sukses hari ini. Nikmatilah. Seluruh Washington ini ada di sini khusus untuk kalian,” kata Lutnick kepada mereka.

Ia kemudian berlalu pergi. Salah satu pembalap menoleh dan mengangkat bahu.

"Jujur saja, aku tidak tahu siapa orang itu," ujarnya.

(Fajar Nugraha)