Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Grab Bantah Rumor Bakal Keluar dari Indonesia
Eko Nordiansyah • 4 June 2026 09:30
Jakarta: Grab Indonesia menanggapi rumor yang beredar jika Grab akan keluar dari Indonesia. CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan, rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia tidak benar.
"Grab senantiasa menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Juni 2026.
Ia mengatakan, Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab yang telah hadir selama lebih dari 10 tahun. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia.
"Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia," tegas dia.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)
Kontribusi bagi perputaran ekonomi
Neneng mengungkapkan, komitmen ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan pengantaran online. Selain itu, Grab juga mendukung kesejahteraan para UMKM, termasuk para mitra pengemudi."Dukungan Grab dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM, serta program Grab untuk Indonesia senilai lebih dari Rp100 miliar bagi mitra pengemudi," kata Neneng.
"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," lanjut dia.