PM Spanyol Pedro Sanchez Serukan Reformasi PBB agar Sesuai Realitas Abad ke-21

PM Spanyol Pedro Sanchez. (Anadolu Agency)

PM Spanyol Pedro Sanchez Serukan Reformasi PBB agar Sesuai Realitas Abad ke-21

Willy Haryono • 19 April 2026 19:46

Barcelona: Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar organisasi global tersebut lebih mencerminkan realitas abad ke-21.

Dalam pidatonya di Barcelona pada Sabtu kemarin, dalam forum “Dalam Pembelaan Demokrasi," Sanchez menyoroti meningkatnya tantangan terhadap multilateralisme, hukum internasional, dan lembaga demokrasi.

Ia menilai reformasi diperlukan agar PBB mampu “beradaptasi dengan realitas abad ke-21 dan memimpin sistem multilateral yang lebih efisien, transparan, demokratis, inklusif, dan representatif.”

Sanchez juga menyatakan bahwa PBB seharusnya dipimpin oleh seorang perempuan. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya soal keadilan, tetapi juga menyangkut kredibilitas lembaga global tersebut.

“Sudah saatnya beralih dari komitmen ke tindakan,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu, 19 April 2026.

Lebih lanjut, Sanchez memperingatkan bahwa demokrasi saat ini berada di bawah tekanan, baik dari dalam maupun luar. “Ada bahaya bahwa demokrasi menjadi kosong dari dalam sementara diserang dari luar,” katanya.

Penguatan Demokrasi

Sanchez menekankan bahwa respons terhadap kondisi tersebut tidak cukup hanya bersifat defensif.

“Kita harus mengusulkan, memimpin, dan menunjukkan bahwa demokrasi tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diperkuat dan ditingkatkan dari hari ke hari,” tambahnya.

Selain itu, Sanchez menyerukan perlunya regulasi yang lebih jelas terhadap media sosial, seraya mengingatkan dampak disinformasi terhadap ruang publik.

Ia menegaskan bahwa algoritma tidak seharusnya mendorong penyebaran “kebencian, polarisasi, konfrontasi, atau pesan-pesan kekerasan.”

Meski mengakui teknologi dapat menjadi pendorong kemajuan, Sanchez mengingatkan bahwa tanpa regulasi yang memadai, teknologi justru dapat memperdalam perpecahan dan meningkatkan ketergantungan masyarakat.

Baca juga:  Indonesia Dorong Reformasi PBB, Siap Jalankan Mandat Kepemimpinan Global

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)