Ketua MPR Ahmad Muzani. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen.
Ketua MPR Serukan Perkokoh Persatuan dalam Sidang Tahunan
Anggi Tondi Martaon • 14 August 2026 09:21
Jakarta: Ketua MPR Ahmad Muzani menyerukan perkokoh persatuan dan kesatuan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026. Jangan sampai perbedaan politik jadi pemecah belah persaudaraan.
"Kita bukan sekadar menghadiri upacara konstitusional, kita sedang meneguhkan janji kepada Republik tercinta, janji kepada para pendiri bangsa akan terus kita jaga, janji bahwa perbedaan politik tidak akan memecah belah persaudaraan kebangsaan," kata Muzani dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Muzani menyampaikan, bangsa ini dibangun oleh tokoh hebat yang berintegritas yang tak jarang mengalami perdebatan sengit dan perbedaan pandangan terhadap sejumlah hal. Namun, hal itu tidak membuat mereka bersatu membangun Nergara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Muzani menegaskan berdirinya NKRI bukan tanda kemenangan satu golongan atas golongan yang lain. Menurut dia, Indonesia berdiri hasil kesetiaan semua golongan untuk memperjuangkan cita-cita yang lebih besar.
"Dari kebesaran jiwa yang mulia itu lah Republik Indonesia dilahirkan," ungkap Muzani.
"Persatuan yang menyebabkan kemajuan terjadi. jika persatuan melemah, energi bangsa ini akan habis untuk curiga dan saling meniadakan. Namun apabila persatuan kita kokoh, perbedaan dapat kita ubah menjadi energi dan kemajuan," ujar Muzani.

Peserta Sidang Tahunan MPR. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen.
Agenda Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI
Sidang Tahunan MPR 2026 dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 mengagendakan penyampaian laporan lembaga-lembaga negara oleh Presiden. Selain itu, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.Sidang dihadiri 629 anggota dari total 732 anggota MPR yang terdiri atas anggota DPR dan DPD RI. Kehadiran tersebut tercatat berdasarkan daftar hadir yang disampaikan Sekretariat Jenderal MPR RI.