Persiapan pembentukan Akademi Merah Putih di lapangan latihan Malut United di Kota Ternate. ANTARA/HO-Malut United
Malut United Gandeng Klub Portugal Benfica Bangun Akademi Sepak Bola Usia Dini
Whisnu Mardiansyah • 13 May 2026 17:01
Ternate: Malut United FC resmi menggandeng klub asal Portugal, SL Benfica, untuk membangun dan mengembangkan sepak bola usia dini. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas pesepak bola muda di Maluku Utara melalui pembentukan akademi yang diberi nama Akademi Merah Putih.
CEO Malut United, Willem D Nanlohy, menyampaikan kesepakatan dengan Benfica tersebut perlu diketahui publik. Menurutnya, Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara.
"Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepak bola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik. Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara," kata Willem D Nanlohy di Ternate, seperti dilansir Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Dia menjelaskan, dua perwakilan manajemen SL Benfica akan hadir di Stadion Kie Raha, Ternate, saat peresmian kerja sama tersebut. Keduanya adalah Lourenco dos Reis Ferreira selaku Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes selaku Benfica International Technical Coordinator.
Pemilihan nama "Akademi Merah Putih" merupakan perwujudan kepedulian Malut United terhadap pembinaan anak-anak. Willem menilai hal ini penting untuk kemajuan sepak bola Indonesia, terutama di wilayah Timur yang masih membutuhkan banyak perhatian.
"Peserta Akademi Merah Putih adalah mereka yang berusia 7-9 tahun. Usia tersebut adalah fase terbaik untuk memperkenalkan sepak bola dan prioritas kami adalah anak-anak yatim piatu yang berada di wilayah Maluku Utara, disusul Maluku dan kemudian Papua," tuturnya.
SL Benfica dipilih karena klub asal Portugal tersebut terkenal sebagai salah satu klub terbaik di dunia dalam pengembangan sepak bola usia dini.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo di Ternate, Selasa (3/3/2026). ANTARA/Abdul Fatah
Dalam kerja sama tersebut, telah ditandatangani kontrak awal selama lima tahun. Kontrak itu mencakup program secara keseluruhan berikut dua pelatih asal Benfica yang akan tinggal bersama anak-anak akademi dan pelatih akademi asal Indonesia di training camp Malut United di Ternate. Kedua pelatih asal Portugal itu juga akan terlibat langsung dalam proses seleksi calon siswa akademi.
"Jadi, pelatih akan memantau peserta akademi tidak hanya di bidang sepak bola, tetapi juga perkembangan dan kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk menu makanan yang dipersiapkan khusus. Begitu pula pembentukan karakter yang sangat fundamental dalam pertumbuhan siswa di akademi," ucap Willem.
Salah satu keunggulan Akademi Merah Putih, siswa tidak dipungut biaya apa pun. Selain itu, siswa akan memperoleh pendidikan agama untuk membentuk karakter dan akhlak mulia.
"Selain semuanya gratis, salah satu keunikan Akademi Merah Putih adalah penguatan di bidang pendidikan agama. Ibarat pesantren sepak bola, kami yakin dengan iman yang baik dan fondasi sepak bola yang kuat mereka punya kesempatan hidup yang lebih baik di kemudian hari," jelasnya.