Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal

Proses pemakaman masal yang dilakukan terhadap korban Longsor Cisarua di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat, 27 Februari 2026. ANTARA/Ilham Nugraha.

Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal

Silvana Febiari • 27 February 2026 18:10

Bandung Barat: Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat menggelar pemakaman massal untuk 10 jenazah korban longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, yang belum teridentifikasi. Sepuluh jenazah tersebut dimakamkan dengan penandaan nomor pemeriksaan pasca-meninggal (post-mortem).

“Semua jenazah sudah diambil sampel DNA (Asam Deoksiribonukleat), tapi sampai saat ini belum ada yang cocok. Pemakaman massal dilakukan dengan penandaan nomor post-mortem,” ujar Sekretaris Daerah Bandung Barat Ade Zakir, dikutip dari Antara, Jumat, 27 Februari 2026. 

Ia menjelaskan, pemakaman massal dilakukan untuk menghormati korban sekaligus menata lokasi terdampak longsor. Penandaan post-mortem dimaksudkan agar proses identifikasi di masa mendatang lebih mudah jika ada kecocokan data dengan pelapor.
 


"Jika ada pelaporan atau ditemukan kecocokan data dengan kerabat, nanti tinggal mendatangi sesuai nomor penanda yang tertera," jelasnya.

Kesepuluh jenazah tersebut diserahkan Rumah Sakit Sartika Asih bersama Wakil Bupati KBB dan langsung dimakamkan setelah Salat Jumat.


Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan


Sementara itu, Kasubbidkespol Biddokes Polda Jawa Barat AKBP Ani Rasiani menambahkan bahwa sebagian korban berasal dari satu keluarga inti. Hal ini membuat proses pencocokan DNA membutuhkan waktu lebih lama.

“Kesulitan sebetulnya karena yang meninggal itu dalam satu keluarga inti, yaitu ayah, ibu, dan anak. Makanya ada tahap kedua untuk mencocokkan dengan sepupu atau saudara jauh, jadi tidak bisa langsung,” ujarnya.

Meski terdapat 12 kantong jenazah, jumlah individu tetap 10 karena dua kantong masing-masing berisi satu orang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)