Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Lawu

Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Lawu. Dokumentasi/istimewa

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Lawu

Triawati Prihatsari • 4 March 2026 07:57

Karanganyar: Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu, Karanganyar sepanjang siang hingga sore hari memicu banjir dan longsor di beberapa titik. Air sungai meluap dan longsor terjadi di beberapa lokasi.

Ketua SAR Karanganyar Emergency (KE), Joko Sutrisno mengatakan, banjir dan tanah longsor kali ini terjadi untuk kedua kalinya dalam waktu yang berdekatan. Jika sebelumnya longsor membawa material batu berukuran besar, kini ancaman datang dari tanah yang semakin lunak akibat hujan terus-menerus.

"Tanahnya sudah sangat jenuh. Retakan makin kelihatan dan pergerakan masih terjadi. Kalau hujan deras lagi, potensi longsor susulan cukup tinggi. Retakan tanah terlihat di beberapa titik di jalur menuju Candi Cetho," ungkap Joko, di Karanganyar, Selasa, 3 Maret 2026. 
 


Akibat peristiwa ini, beberapa ruas jalan mengalami kemiringan karena pergeseran tanah. Kondisi tersebut dinilai berbahaya bagi pengendara yang melintas di lokasi rawan.

Salah satu titik rawan berada di tikungan bawah jalur Candi Cetho. Aspal terlihat miring cukup tajam dan membahayakan pengendara.

"Petugas dari Polsek Jenawi sudah memasang garis pengaman di lokasi untuk mengantisipasi risiko kecelakaan. Selain itu, satu rumah warga juga kemasukan air karena sungai meluap. Air bercampur lumpur masuk rumah dengan endapan cukup tebal," ujar Joko.


Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Lawu. Dokumentasi/istimewa


Selain di jalur Cetho, laporan longsor juga terjadi di sejumlah titik lain di Kecamatan Ngargoyoso. Material tanah dan batu bahkan sempat menutup sebagian badan jalan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)