Ronaldo berhasil mencetak gol lewat penalti melawan Kroasia Piala Dunia 2026. (Instagram/@fifaworldcup)
Ukir Sejarah Pribadi, Ronaldo Cetak Gol Perdana di Fase Gugur Piala Dunia
Riza Aslam Khaeron • 3 July 2026 12:20
Jakarta: Bintang tim nasional (Timnas) Portugal Cristiano Ronaldo kembali mengukir catatan sejarah yang telah lama dinantikan. Dalam laga sengit babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kroasia pada Kamis, 3 Juli 2026 waktu setempat, megabintang berusia 41 tahun tersebut sukses mencetak gol fase gugur pertamanya di panggung Piala Dunia.
Gol bersejarah ini lahir setelah penantian panjang selama sembilan laga knockout yang membentang dalam enam edisi Piala Dunia berbeda: 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Gol tersebut sebenarnya nyaris tercipta pada menit ke-60. Berawal dari umpan terobosan genius Pedro Neto yang membelah lini pertahanan Kroasia, Ronaldo menyambut bola dengan kontrol pertama yang sangat elegan sebelum melepaskan sepakan menyilang yang menaklukkan kiper Dominik Livakovic.
Namun, gemuruh stadion mendadak senyap setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside, gol Ronaldo tersebut dianulir.
Meski demikian, tak lama berselang setelah gol tersebut dianulir, intervensi VAR mendeteksi pelanggaran Nikola Vlasic terhadap Renato Veiga saat situasi tanpa bola. Penalti pun dihadiahkan untuk Portugal.
Ronaldo maju sebagai eksekutor dan mengarahkan bola tepat ke tengah gawang, mengecoh Livakovic yang terlanjur melompat ke sisi kiri, menciptakan gol pertama Ronaldo di ajang Piala Dunia di menit ke-68. Gol tersebut menjadi gol ke-11 Ronaldo sepanjang sejarah Piala Dunia, sekaligus yang pertama di fase gugur.
Sebagai perbandingan, sang rival Lionel Messi jmenciptakan gol fase gugur Piala Dunia saat melawan Australia di Piala Dunia Qatar 2022.
Dengan gol tersebut, Ronaldo kini tercatat menyumbang 16 persen dari total gol Portugal di sepanjang sejarah Piala Dunia (11 dari 69 gol). Gol ini juga menandai gol ke-146 untuk tim nasional Portugal, melampaui jumlah golnya selama membela Manchester United.
Jika digabungkan dengan 14 golnya di Piala Eropa, Ronaldo kini berdiri kokoh sebagai satu-satunya pemain Eropa yang mampu mengemas 25 gol atau lebih di dua turnamen mayor tersebut.
Ronaldo Diganti
Sekitar 15 menit setelah merayakan gol bersejarah tersebut, papan pergantian pemain menyala dan menampilkan nomor punggung Ronaldo yang turut menimbulkan reaksi spontan dari sang kapten.Kendati demikian, Goncalo Ramos yang masuk menggantikan Ronaldo berhasil menyegel kemenangan Portugal dengan skor 2-1 dan lolos ke babak 16 besar.
Memanfaatkan umpan silang akurat dari Rafael Leão, Ramos menyambutnya dengan sundulan tajam ke sudut gawang Livakovic pada masa injury time babak kedua, menjaga asa Ronaldo untuk mendapatkan satu-satunya trofi emas yang belum pernah mampir ke lemari prestasinya.
| Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia |
Drama VAR di Ujung Laga

Foto sebelum bola sampai ke Mario Pasalic. (Istimewa)
Laga terpaksa berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pertandingan extra time diwarnai drama VAR bagi Kroasia. Peristiwa ini terjadi pada menit ke-103 setelah sundulan Josko Gvardiol menggetarkan jala gawang Portugal. Namun, VAR kembali menjadi mimpi buruk bagi tim asal wilayah Balkan tersebut.
Lewat analisis teknologi sensor bola yang presisi, Mario Pasalic yang mengirimkan assist kepada Gvardiol dinyatakan berada dalam posisi offside, kendati bola sempat menyentuh kepala Igor Matanovic. Keputusan itu menjadi pukulan telak bagi seluruh skuad Kroasia, terutama bagi sang dirigen lapangan tengah, Luka Modric.
Pertandingan ini jadi yang terakhir bagi Modric di pentas Piala Dunia. Mantan bintang Real Madrir itu memutuskan pensiun dari tim nasional tepat pada penampilannya yang ke-201.