Lahan sawah kekeringan di Kabupaten Batang Hari. ANTARA/Risky
1.200 Hektare Sawah di Batang Hari Kekeringan, 194 Ha Puso
Lukman Diah Sari • 19 October 2026 15:12
Jambi: Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, menyebabkan sekitar 1.200 hektare (ha) lahan persawahan petani terdampak kekeringan. Dari total luasan tersebut, sebanyak 194 hektare lahan dilaporkan telah mengalami puso atau gagal panen akibat minimnya pasokan air.
Kepala Bidang Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana, menyebutkan bahwa ratusan hektare sawah yang gagal panen itu tersebar di tujuh kecamatan.
"Kondisi ini dipicu terbatasnya ketersediaan air, baik dari pasokan Sungai Batang Hari maupun sumber air sumur milik petani," ujar Roma di Muara Bulian, Senin, 19 Oktober 2026, melansir Antara.
Tanaman padi yang paling rentan mengalami puso adalah benih berusia nol hingga satu bulan (fase vegetatif) yang sangat bergantung pada pasokan air. Sementara itu, tanaman yang telah memasuki fase generatif (mulai berbuah) masih memiliki peluang panen, meski tingkat produksinya berpotensi merosot tajam.

Ilustrasi kekeringan. Foto: Antara.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Batang Hari berupaya mengoptimalkan pompa air milik kelompok tani serta meminjamkan pompa cadangan dari dinas untuk disiagakan di lahan yang masih memungkinkan untuk diselamatkan.
"Apabila kondisi kering terus berlanjut, bukan hanya luas sawah puso yang berpotensi bertambah, tetapi produktivitas padi di Kabupaten Batang Hari juga terancam mengalami penurunan," pungkas Roma.