Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Women's League 2026 Resmi Dibuka, Erick Thohir: Sepak Bola Wanita Harus Berkembang
Angel Rinella • 19 October 2026 18:09
Jakarta: Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, optimistis Indonesia Women's League (IWL) 2026 dapat meningkatkan kualitas sepak bola wanita nasional. Erick menyampaikan hal tersebut saat membuka kompetisi di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026 malam.
Kompetisi ini diharapkan melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di level internasional. Pembukaan IWL 2026 dilanjutkan dengan pertandingan Persija melawan FC Bekasi City.
Ketua umum PSSI tersebut juga menegaskan sepak bola wanita memiliki kesempatan yang setara dengan sepak bola pria untuk berkembang. Ia berharap kompetisi ini berjalan baik dan menjadi wadah bagi pemain dari berbagai kelompok usia untuk menunjukkan kemampuan.
“Kita lihat pembukaan tadi berjalan bagus, kita berikan yang terbaik, tidak ada perbedaan dengan lelaki dan perempuan. Pembukaan yang saya rasa sangat-sangat optimis. Mudah-mudahan pertandingannya berjalan baik,” kata Erick dalam pernyataan resmi, dikutip Senin, 19 Oktober 2026.
Menurut Erick, dua pertandingan awal IWL 2026 telah memunculkan talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior yang sebelumnya belum terpantau. Kompetisi ini juga diharapkan menambah pengalaman bertanding para pemain.
“Menariknya, dua pertandingan awal telah memperlihatkan banyak talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior yang sebelumnya tidak terpantau kini mulai bermunculan,” ujarnya.
PSSI menargetkan IWL mampu menghasilkan pemain untuk memperkuat tim nasional, mulai dari persaingan Asia Tenggara hingga peluang tampil di Piala Dunia. Untuk menjaga keberlangsungan liga, PSSI menetapkan komitmen kontrak selama lima tahun bagi seluruh klub peserta dengan evaluasi berkala.
Pada tahap awal, kompetisi melibatkan enam klub yang berpusat di sekitar Jakarta. Skema ini diharapkan memberi waktu bagi klub untuk membangun markas dan fasilitas pendukung.
“Langkah ini diambil untuk memberi kesempatan kepada klub-klub peserta dalam membangun homebase (markas) yang kuat. Selain itu, PSSI berkomitmen memberikan dukungan penuh,” lanjutnya.
PSSI juga menyiapkan dukungan fasilitas dan kesempatan bagi klub juara untuk bertanding di luar negeri. Dukungan tersebut diharapkan meningkatkan pengalaman pemain dan kualitas sepak bola wanita Indonesia.
Erick mengapresiasi antusiasme masyarakat pada tahun pertama penyelenggaraan IWL 2026. Ia mengajak suporter datang langsung ke stadion untuk mendukung klub dan para pemain tim nasional yang tersebar di berbagai tim.
“Masyarakat yang selama ini menantikan kompetisi sepak bola wanita kini diundang untuk hadir langsung ke stadion guna membuktikan dukungannya secara nyata kepada klub dan para pemain timnas yang tersebar di berbagai klub,” tambahnya.
Erick berharap kerja sama PSSI, klub, dan suporter dapat mendorong sepak bola wanita Indonesia meraih prestasi internasional. Ia menegaskan dukungan bersama diperlukan agar perkembangan kompetisi berlanjut dan prestasi tim nasional meningkat.
“Dengan kerja keras bersama antara PSSI, klub, dan suporter, sepak bola wanita Indonesia diharapkan mampu bangkit dan menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional,” ucap Erick.
Pembukaan IWL 2026 turut dimeriahkan penampilan band Kotak dan pesta kembang api sebelum pertandingan Persija melawan FC Bekasi City dimulai.