Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Inggris
20 May 2023 13:51
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, Sabtu (20/5/2023). Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengapresiasi realisasi proyek energi surya di Sumba dan energi Hydro di Lombok, Bali, dan Sumatra Barat.
"Saya harap bisa diperluas ke kota lain, termasuk Ibu Kota Nusantara," ujar Presiden dalam keterangan tertulis.
Presiden Jokowi juga sempat menyinggung hibah Inggris sebesar kurang lebih USD11 juta untuk transportasi berkelanjutan di beberapa kota Indonesia.
Tidak hanya itu, Presiden berharap realisasi komitmen Inggris dalam transisi energi yang adil, pembangunan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV), pasokan sel baterai, dan pembangunan micro factory EV. Termasuk investasi pembangunan IKN, transportasi, energi hijau, dan pendidikan.
Mengenai kerja sama perdagangan kedua negara, Presiden menegaskan bahwa kebijakan diskriminatif harus dihindari. Presiden berharap kebijakan uji tuntas (due diligence) untuk produk pertanian dan kehutanan tidak diskriminasi terhadap komoditas utama Indonesia.
Sedangkan mengenai ASEAN, Presiden mengungkap bahwa pada KTT ke-42 ASEAN lalu, para pemimpin mendukung penuh upaya Indonesia melakukan komunikasi dengan semua pemangku kepentingan. Terutam dalam membantu ASEAN Humanitarian Assistance Centre (AHA Centre) dalam pemberian bantuan ke Myanmar.
"(Lima poin konsensus) 5PC akan tetap jadi referensi utama dalam penyelesaian konflik Myanmar dan AHA Center tengah bekerja untuk salurkan bantuan kemanusiaan. Ini butuh dukungan internasional, termasuk Inggris," tutur Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, PM Sunak juga menyampaikan beberapa kali ucapan selamat kepada Presiden Jokowi atas kepemimpinan Indonesia di G20. Menurut PM Sunak, Indonesia berhasil menjalankan Presidensi G20 dengan baik.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan kali ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, dan Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI Santo Darmosumarto.