Capres nomor urut 1 Anies Baswedan/Medcom.id/Fachri
Babak Baru Hak Angket, Anies Yakin PDIP Segera Bersikap
Fachri Audhia Hafiez • 3 March 2024 19:51
Jakarta: Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan memberi sinyal hak angket terkait kecurangan pemilihan umum (pemilu) memasuki babak baru. Anies menyinggung sikap PDIP.
"Kita tunggu, mudah-mudahan dalam hari-hari ke depan akan final," kata Anies di Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 3 Maret 2024.
Di sisi lain, Anies meyakini partai Koalisi Perubahan konsisten menjaga soliditas mengajukan hak angket. Keyakinan itu membantah anggapan makin banyak partai merapat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Bismillah insyallah yang tiga partai (NasDem, PKS, dan PKB) ini, partai perubahan itu solid akan mengusung hak angket. Itu dulu mulainya di situ," ujar Anies.
| Baca: Harapan Terjadinya Hak Angket Semakin Besar |
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menekankan penghitungan resmi KPU untuk Pilpres 2024 belum diumumkan. Saat ini, semua parpol Koalisi Perubahan menanti pengumuman KPU.
"Toh kita masih menunggu sampai hasil pemilu semuanya selesai, kan kita belum selesai. Belum selesai penghitungannya. Partai koalisi solid mengusung hak angket, dari situ dulu nanti kita lihat ke depannya gimana," ucap Anies.
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mendorong partai pengusungnya, PDIP, mengajukan hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024. Hak angket menjadi salah satu upaya untuk minta pertanggungjawaban KPU dan Bawaslu terkait pelaksanaan kontestasi politik tersebut.