Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Praktisi Lingkungan Indonesia (PLI) menyelenggarakan full asesmen
LSP Praktisi Lingkungan Indonesia Gelar Asesmen, Pengembangan SDM Jadi Sorotan
9 December 2024 15:30
Yogyakarta: Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Praktisi Lingkungan Indonesia (PLI) menyelenggarakan full asesmen, sebagai tindak lanjut atas mandat penyesuaian regulasi sertifikasi lingkungan hidup. Kegiatan ini secara resmi menandai operasional 12 skema kompetensi terbaru yang selaras dengan ruang lingkup BNSP dan KLHK.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Syamsi Hari, jajaran Direktur, serta seluruh Asesor LSP PLI dari berbagai daerah.
Direktur LSP Praktisi Lingkungan Indonesia, Saprian, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah respons terhadap Surat BNSP Nomor B.311/BNSP/II/2025 yang mewajibkan seluruh LSP bidang lingkungan hidup untuk melakukan penyesuaian skema sertifikasi sesuai ruang lingkup terbaru.
“Kegiatan Full Asesmen ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat ekosistem sertifikasi profesi lingkungan. Penyelarasan skema dan asesmen merupakan komitmen LSP dalam membangun SDM lingkungan yang kompeten, kredibel, dan relevan dengan kebutuhan industri,” kata Saprian.
Pelaksanaan asesmen ini merupakan pemenuhan regulasi sekaligus memastikan seluruh skema LSP PLI mendukung sertifikasi pada jabatan kerja hijau (green job), yang kini menjadi pilar penting dalam transformasi ekonomi hijau Indonesia.
Saprian menekankan bahwa penyesuaian ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing SDM di tingkat global. "Langkah ini dilakukan untuk menjawab tuntutan COP30 dalam menyediakan SDM hijau yang kompeten, kredibel, dan berdaya saing global," tambahnya.
Ketua BNSP Syamsi Hari, menegaskan pentingnya kualitas asesmen dalam proses sertifikasi ini. “BNSP mendukung penuh upaya peningkatan kualitas SDM melalui asesmen yang kredibel dan sesuai standar nasional. Kami mengapresiasi seluruh asesor yang hadir dan berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia di bidang lingkungan yang unggul,” ujar Syamsi Hari.
Sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas, Full Asesmen kali ini juga menjadi ruang evaluasi bagi para asesor untuk menjamin proses sertifikasi berjalan objektif dan berbasis bukti. LSP PLI sebelumnya telah melahirkan 24 asesor baru yang direkomendasikan, guna memperkuat kapasitas asesmen nasional.
LSP Praktisi Lingkungan Indonesia menargetkan perluasan skema, penguatan digitalisasi asesmen, dan peningkatan akses sertifikasi bagi tenaga profesional di seluruh Indonesia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.