Kapan Hari Pertama Puasa Ramadan 2026? Ini Perkiraannya

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Kapan Hari Pertama Puasa Ramadan 2026? Ini Perkiraannya

Eko Nordiansyah • 1 January 2026 11:35

Jakarta: Umat Muslim mulai menantikan kehadiran Ramadan 2026 sebagai momen sakral untuk menjalankan ibadah puasa. Meski penetapan resmi 1 Ramadan 1447 H belum diresmikan, berbagai prediksi mulai bermunculan sehingga umat Muslim dapat mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci.

Sebelumnya pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. Dalam keputusan tersebut libur nasional Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada akhir maret 2026. Berikut rinciannya:

  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri
  • Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan Ramadan 2026 secara nasional akan ditentukan melalui sidang isbat dari Kementerian Agama (Kemenag). Melansir dari Kabar Unismuh Makassar, berdasarkan kalender Hijriah Indonesia 2026 diperkirakan bahwa hari pertama puasa atau 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Disisi lain, pimpinan pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah mengumumkan lebih awal hasil hisab awal Ramadan tahun 2026 yang ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/B/2025.

Terlepas dari potensi perbedaan tanggal yang ada, esensi Ramadan tetaplah sama. Masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri baik secara fisik dan batin agar siap menyambut serta menjalani puasa Ramadan 2026.
 



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Persiapan menyambut Ramadan

Sembari menunggu datangnya bulan suci Ramadan, berikut merupakan hal-hal yang dapat dipersiapkan sebelumnya dilansir dari Yatim Mandiri Blog:

1. Menata niat yang tulus

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menata niat dan batin dengan baik. Sambutlah bulan Ramadan dengan perasaan gembira dan tulus untuk beribadah.

2. Memperdalam ilmu agama

Agar ibadah Anda menjadi lebih berkualitas, penting untuk mempelajari kembali ilmu-ilmu agama khususnya yang berkaitan dengan puasa dan amalan sunah bulan Ramadan.

3. Memperbanyak puasa sunah

Sebelum memasuki Ramadan, sangat dianjurkan untuk membiasakan diri dengan puasa sunah khususnya di bulan Rajab dan Sya’ban. Amalan ini berfungsi sebagai “pemanasan” agar kondisi tubuh tidak kaget saat harus berpuasa sebulan penuh.

4. Memperbanyak bacaan Al-Qur’an

Mulai akrabkan diri dengan Al-Qur’an seperti menambah frekuensi bacaan atau membenahi bacaan-bacaan agar sesuai dengan kaidah. Buatlah target khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan nanti untuk menambah pahala puasa.

5. Membayar utang puasa

Melunasi puasa yang tertinggal di tahun sebelumnya menjadi bagian penting dalam menyambut Ramadhan, khususnya bagi muslimah yang mendapat keringanan saat haid atau nifas. Puasa Ramadhan mensyaratkan kondisi suci sehingga hari puasa yang terlewat wajib diganti dengan qadha atau dengan membayar fidyah. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)