Waspada Gelombang 4 Meter! BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Perairan Selatan NTB

Ombak di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (26/12/2025). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Waspada Gelombang 4 Meter! BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Perairan Selatan NTB

Whisnu Mardiansyah • 5 January 2026 09:30

Mataram: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi NTB mengeluarkan peringatan dini. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Nusa Tenggara Barat.

Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG NTB, Anggi Dewita, mengidentifikasi tiga wilayah utama yang berpotensi terdampak. “Peta tinggi dan arah gelombang laut berada di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian Selatan, dan Samudera Hindia bagian Selatan NTB,” ucap Anggi Dewita di Mataram seperti dilansir Antara, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menyebutkan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan mencapai kisaran yang signifikan. “Tinggi gelombang di perairan selatan memiliki rentang 2,5 sampai 4 meter,” jelasnya.
 


Anggi Dewita secara khusus meminta kewaspadaan dari masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir. Ia menegaskan risiko yang ditimbulkan gelombang setinggi itu tidak hanya untuk kapal-kapal kecil.

“Gelombang laut hingga empat meter tidak hanya berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal tongkang, tetapi juga berbahaya bagi kapal penyeberangan jenis ferry,” tegas Anggi. “Kami berharap agar masyarakat selalu memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” tambahnya.


Ilustrasi: Kapal feri berlayar di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (22/12/2025). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/rwa.

Selain peringatan gelombang, BMKG NTB juga memprakirakan kondisi cuaca umum di wilayah provinsi tersebut untuk sepekan ke depan, mulai 5 hingga 11 Januari 2026. Kondisi cuaca diperkirakan bervariasi dari cerah berawan hingga hujan sedang. Suhu udara diprediksi berkisar antara 23 hingga 34 derajat celsius.

Untuk kondisi angin, arah permukaan diperkirakan bertiup bervariasi dengan dominasi dari selatan hingga barat daya. “Kecepatan angin permukaan maksimum mencapai 35 kilometer per jam,” pungkas Anggi Dewita.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)