Keterlibatan Danantara dalam Demutualisasi BEI, Rosan: Kita Ikuti Prosesnya

Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani. MI/Insi Nantika Jelita

Keterlibatan Danantara dalam Demutualisasi BEI, Rosan: Kita Ikuti Prosesnya

Eko Nordiansyah • 1 February 2026 12:10

Jakarta: Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) siap mengikuti kebijakan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi bagian reformasi pasar modal Indonesia.

"Kita ikuti dulu proses demutualisasinya, nanti tentunya sesudah itu baru nanti kita melihat besarannya, persentase dari saham itu," ujar CEO Danantara Rosan Roeslani di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 1 Februari 2026.

Menurut Rosan, tentunya bukan hanya Danantara, tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka.

"Nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," katanya.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Demutualisasi BEI dipercepat

Sebagai informasi, pemerintah mempercepat penyelesaian aturan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) agar bisa diproses pada tahun 2026 ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta mengurangi potensi benturan kepentingan di pasar modal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan demutualisasi bursa efek dapat menjadi transformasi struktural untuk memisahkan kepentingan antara pengurus bursa dan anggota bursa, yang selama ini terbatas pada perusahaan sekuritas.

Dengan pemisahan tersebut, independensi pengelolaan bursa diharapkan akan semakin kuat. Airlangga menjelaskan selama bursa efek berbasis keanggotaan, posisi direksi dan pengurus berpotensi dipengaruhi oleh anggota bursa yang terdiri dari berbagai perusahaan sekuritas yang berbeda.

Maka dari itu setelah adanya demutualisasi nanti, struktur kepemilikan bakal lebih terbuka sehingga pengelolaan bursa menjadi lebih independen.

Sementara itu, Danantara Indonesia menyatakan minat untuk menjadi salah satu pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah demutualisasi bursa efek diterapkan.

CEO Danantara Rosan Roeslani menyambut positif rencana percepatan demutualisasi BEI sebagai bagian dari transformasi struktural pasar modal nasional dan penguatan tata kelola bursa.

Terkait skema masuknya apakah melalui penawaran umum perdana saham (IPO) atau mekanisme lain, Rosan menyebut hal itu masih dikaji melihat struktur terbaik yang disiapkan dalam proses demutualisasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)