Personel BPBD Kabupaten Bekasi mengevakuasi warga terdampak banjir. Dok/BPBD Kab Bekasi
Banjir Kabupaten Bekasi Belum Surut, BPBD Sebut Rob Jadi Salah Satu Penyebab
Antonio • 30 January 2026 15:39
Bekasi: Pasang naik air laut atau rob dinilai menjadi salah satu penyebab banjir yang merendam Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tidak kunjung surut sejak 18 Januari 2026. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan ada beberapa penyebab banjir di wilayahnya tidak kunjung surut.
Pertama, kata dia, karena curah hujan di Kabupaten Bekasi masih cukup tinggi dalam satu pekan terakhir. Kedua, karena adanya luapan Kali Citarum dengan debit air relatif tinggi.
"Serta banjir rob juga yang menyebabkan aliran air ke laut tidak bisa maksimal atau tertahan dengan banjir rob," ujar Muchlis kepada Metrotvnews.com, Jumat, 30 Januari 2026.
.jpeg)
Personel BPBD Kabupaten Bekasi mengevakuasi warga terdampak banjir. Dok/BPBD Kab Bekasi
Muchlis mengatakan, saat ini pihaknya fokus evakuasi korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD Jawa Barat, hingga BNPB terkait dengan logistik untuk warga terdampak dan petugas di lapangan.
"Kemudian, untuk penanganan tanggul jebol kami sudah berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) dan saat ini sedang penanganan," kata Muchlis.
BPBD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sebanyak 24.109 jiwa atau 6.805 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir. Sebanyak 16 kecamatan dan 49 desa terdampak, kemudian terdapat 24 titik pengungsian yang telah disiapkan.