Menhut: Presiden Perintahkan Karhutla Dipadamkan dan Satwa Diselamatkan

Menhut Raja Juli Antoni (kanan) saat mengunjungi fasilitas Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Kalimantan Barat. Foto: ANTARA/HO-Kemenhut.

Menhut: Presiden Perintahkan Karhutla Dipadamkan dan Satwa Diselamatkan

Fachri Audhia Hafiez • 9 September 2026 17:57

Jakarta: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak hanya berfokus pada pemadaman. Namun, pada perlindungan masyarakat serta penyelamatan satwa liar terdampak.

"Pak Prabowo Subianto, secara personal beliau adalah pecinta satwa liar ya. Beberapa satwa liar yang dicintai itu gajah dan orangutan ya. Jadi beliau juga memerintahkan ya, kepada saya, untuk padamkan karhutlanya, segera mungkin," ujar Raja Juli usai mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Kalimantan Barat, dilansir Antara, Rabu, 9 September 2026.
 


Raja Juli menjelaskan bahwa arahan Presiden tersebut langsung diwujudkan melalui penguatan penanganan karhutla sekaligus langkah penyelamatan orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kalimantan Barat. Presiden Prabowo meminta pemadaman dilakukan secepat mungkin dengan memastikan dampaknya terhadap manusia dan satwa dapat ditangani secara beriringan.

Untuk perlindungan masyarakat dari dampak karhutla, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan penggunaan masker. Sementara bagi satwa terdampak, Kemenhut bersama mitra memperkuat patroli lapangan serta sosialisasi kepada warga sekitar.


Menhut Raja Juli Antoni (kanan) saat mengunjungi fasilitas Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Kalimantan Barat. Foto: Kemenhut.

Masyarakat yang menemukan orangutan keluar dari kawasan hutan atau masuk ke permukiman diminta segera menghubungi nomor call center resmi. Langkah ini tim profesional dapat melakukan tindakan penyelamatan secara cepat.

Raja Juli juga menekankan bahwa proses pelepasliaran orangutan yang berhasil dievakuasi harus dilakukan sesegera mungkin, agar satwa tidak terlalu lama berada di dalam kandang dan tetap mempertahankan sifat liarnya.

"Jadi secepat mungkin bisa kita lepasliarkan di tempat yang kita identifikasi aman ya. Ada beberapa sudah diidentifikasi beberapa tempat, namun juga harus diatur tidak semua berada di lokasi yang sama, terutama untuk jantan yang memang sangat teritorial ya," tutur Raja Juli.

(Fachri Audhia Hafiez)