Asst. Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan. Foto: Metrotvnews.com/Hendrik Simorangkir.
Bandara Soetta Beroperasi Lagi, 324 Penerbangan Mulai Dilayani
Hendrik Simorangkir • 8 September 2026 16:47
Tangerang: Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali dibuka usai terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 324 penerbangan keberangkatan maupun kedatangan terlayani.
"Sampai dengan pukul 13.00 WIB, dari 324 penerbangan itu, 208 flight-nya berangkat dan 116 penerbangan kedatangan di Terminal 1, 2, dan 3. Kita berharap semoga kondisi ini bisa terus berjalan dengan baik," kata Asst. Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, di Tangerang, Selasa, 8 September 2026.
Yudis mengimbau para calon penumpang terlebih dahulu berkoordinasi dengan customer service maskapai terkait. Hal ini demi memastikan kepastian status keberangkatan dan jadwal penerbangan mereka.
"Karena masing-masing penerbangan punya sistem untuk berkomunikasi dengan para calon penumpangnya. Jadi kalau yang berangkat hari ini memang sudah confirm, kami persilakan untuk hadir ke Bandara Soekarno-Hatta. Bagi yang belum, sebaiknya berkoordinasi melalui channel-channel resminya," jelas Yudis.
Pihak pengelola bandara memastikan seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan dengan ketat sebelum operasional kembali dibuka. Langkah tersebut mencakup kesiapan seluruh fasilitas vital seperti runway, taxiway, apron, serta peralatan pendukung keselamatan penerbangan lainnya.

andara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: Metrotvnews.com/Hendrik Simorangkir.
"Demikian pula dengan pihak maskapai ya, yang telah melakukan pemastian bahwa pesawat yang akan digunakan itu sudah layak terbang, sebagaimana diminta oleh otoritas penerbangan nasional, pesawat yang akan digunakan itu sudah dipastikan telah dilakukan pengecekan dan aman untuk digunakan," ungkap Yudis.
Ia menambahkan, saat ini pengoperasian penerbangan oleh maskapai dilakukan secara bertahap. Langkah ini dengan mempertimbangkan penanganan penumpukan penumpang yang sempat tertunda akibat penutupan sementara sebelumnya.