Trump Sebut Penembakan di Masjid San Diego Mengerikan, Janji Selidiki Penuh

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Sebut Penembakan di Masjid San Diego Mengerikan, Janji Selidiki Penuh

Willy Haryono • 19 May 2026 06:28

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut penembakan di kompleks masjid Islamic Center San Diego di California sebagai "situasi yang mengerikan."

Melansir kantor berita Anadolu, Selasa, 19 Mei 2026, Trump mengatakan pemerintah federal dan otoritas lokal masih terus menilai perkembangan kasus serta mengumpulkan informasi tambahan terkait insiden tersebut.

“Mereka sedang memberikan pengarahan soal itu, dan itu situasi yang mengerikan. Saya sudah menerima beberapa laporan awal, tetapi kami akan menyelidikinya dengan sangat serius,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Pernyataan Trump muncul setelah insiden penembakan di kompleks masjid di kawasan Clairemont, San Diego, yang menewaskan lima orang, termasuk dua terduga pelaku penembakan.

Sebelumnya, polisi menyatakan dua remaja laki-laki berusia 17 dan 19 tahun diduga melepaskan tembakan di luar kompleks Islamic Center of San Diego sebelum akhirnya ditemukan tewas di dalam kendaraan akibat dugaan bunuh diri.

Di luar kematian dua terduga pelaku, terdapat tiga korban dari penembakan ini, termasuk seorang penjaga keamanan.

Polisi dan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) kini menyelidiki kasus itu sebagai dugaan kejahatan kebencian yang menargetkan komunitas Muslim.

Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan seluruh anak yang berada di sekolah dalam kompleks masjid berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak mengalami luka.

Baca juga:  Penembakan Landa Kompleks Masjid San Diego di California, Lima Orang Tewas

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)