Jambore Penggalang SMPK PENABUR Jakarta. Istimewa
Jambore Penggalang Penabur Ajarkan Siswa Nilai Kemajemukan dan Kepedulian Sosial
Whisnu Mardiansyah • 18 May 2026 14:50
Jakarta: BPK PENABUR Jakarta kembali menggelar kegiatan tahunan Jambore Penggalang SMPK PENABUR Jakarta. Kegiatan ini bertujuan membentuk pelajar yang berkarakter positif, memiliki jiwa sosial tinggi, bermoral, bermental baja, serta mampu menyatu dengan alam di tengah pesatnya perkembangan era digital.
Jambore berlangsung pada 12-13 Mei 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini mengusung tema "Digital Scout, Menyatu dengan Alam di Era Cerdas". Sebanyak 2.700 penggalang yang merupakan pelajar dari 19 SMPK PENABUR Jakarta berpartisipasi dalam acara tersebut.
"Ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahunnya kami adakan dan bertujuan membentuk karakter mereka agar terbentuk, sehingga di era digital yang berkembang pesat ini, mereka dapat bertanggung jawab dan bijaksana menggunakan media yang digunakan," ujar Pengurus BPK PENABUR Jakarta, Weminarto, di Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.
Weminarto menuturkan, persiapan Jambore Penggalang SMPK PENABUR Jakarta dilakukan selama satu tahun dengan melibatkan 3.000 tim. Kegiatan Jambore menampilkan 19 kampung yang mewakili suku-suku di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.
Jumlah kampung tersebut disesuaikan dengan jumlah sekolah yang ada. Masing-masing kampung menampilkan keunikan budaya suku yang diwakili, mulai dari dekorasi, makanan tradisional, kerajinan tangan, mainan tradisional yang unik, hingga beberapa penggalang yang mengenakan pakaian tradisional.
Pada hari pertama, siang hari usai upacara pembukaan, setiap penggalang berkesempatan saling mengunjungi kampung satu sama lain. Mereka mempelajari hal-hal baru dari kampung yang dikunjungi. Saat kunjungan berlangsung, para penggalang yang tinggal di kampung tersebut menyambut tamu dengan tarian tradisional khas masing-masing suku. Kemudian pada malam hari, setiap sekolah menampilkan bakat terbaik di atas panggung pentas seni.
"Hari ini aku mengenakan pakaian adat asal suku Minang dan berperan sebagai narator dalam persembahan tarian tradisional di upacara pembukaan. Seru sekali rasanya bisa tampil dalam kegiatan ini. Saya juga bahagia bisa menjadi bagian dari kegiatan ini karena bisa bertemu dengan teman baru, pengalaman baru dengan kegiatan yang menyenangkan di setiap kampung yang ada," tutur Tissa Abigail Rante Allo pelajar asal SMPK PENABUR Kota Wisata.
Kegiatan ini juga bertujuan membina keterampilan, karakter, moral, mental, dan jiwa sosial para pramuka penggalang dari 19 SMPK PENABUR Jakarta. Selain itu, acara ini sekaligus menjalin kebersamaan serta persahabatan antaranggota pramuka.
Dari kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi siswa memiliki jati diri, spiritualitas, dan karakter Kristiani yang utuh dan tangguh. Serta enguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk tujuan positif.
Ditambah dengan menghargai kemajemukan dan memiliki kepedulian sosial dan mengandalkan Tuhan serta menunjukkan sikap takut akan Tuhan dalam kehidupan keluarga, sekolah, gereja, dan masyarakat.