Ilustrasi Anadolu
Korban Tewas Kebakaran Mal Karachi Bertambah Jadi 23 Orang
Fajar Nugraha • 20 January 2026 10:14
Karachi: Senin, 19 Januari, jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat di pusat perbelanjaan Karachi, Pakistan, meningkat menjadi 23 orang. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi lebih banyak jenazah, setelah api yang berkobar selama hampir 24 jam akhirnya berhasil dipadamkan.
“Kami khawatir bahwa jumlah korban jiwa akan terus bertambah. Saat ini, otoritas setempat masih melakukan pencarian intensif terhadap 46 orang yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga,” ujar Kepala Polisi Kota, Asad Raza, seperti dikutip PBS, Selasa 20 Januari 2026.
Kepala Pemerintahan Provinsi Sindh, Murad Ali Shah, mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan santunan sebesar 10 juta rupee (sekitar Rp560 juta) kepada setiap keluarga korban tewas. Di antara korban jiwa tersebut, dilaporkan terdapat seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas.
Api dilaporkan merambat sangat cepat karena bangunan tersebut menyimpan material yang mudah terbakar, seperti kosmetik, pakaian, dan barang-barang plastik. Tim penyelamat masih kesulitan menjangkau beberapa bagian gedung yang strukturnya rusak parah untuk mencari kemungkinan adanya penyintas yang terjebak.
Insiden ini kembali menyoroti buruknya standar keselamatan bangunan dan maraknya konstruksi ilegal di Karachi. Kota ini memiliki sejarah kelam terkait kebakaran maut, termasuk tragedi di sebuah mal pada November 2023 yang menewaskan 10 orang, serta kebakaran pabrik garmen pada 2012 yang merenggut 260 nyawa.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kepolisian Karachi menegaskan bahwa investigasi menyeluruh sedang dilakukan untuk menentukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan kerja di pusat perbelanjaan tersebut.
(Kelvin Yurcel)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com