Peringatan Dini Cuaca 7-9 Agustus: Ini Daftar Wilayah Berpotensi Hujan

Ilustrasi langit berawan. Foto: Pexels.com/Gigi WK.

Peringatan Dini Cuaca 7-9 Agustus: Ini Daftar Wilayah Berpotensi Hujan

Lukman Diah Sari • 7 August 2026 12:13

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan dan angin kencang yang berlaku untuk tiga hari ke depan, yakni periode 7–9 Agustus 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia bagian barat hingga timur masih berpotensi diguyur hujan.


Ilustrasi hujan. Foto: Medcom.idIlustrasi hujan.

Berikut rincian potensi hujan dan angin kencang pada 7–9 Agustus 2026:

7 Agustus 2026

  • Hujan sedang hingga lebat: Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

  • Angin kencang: Aceh, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

8 Agustus 2026

  • Hujan sedang hingga lebat: Sumatra Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

  • Angin kencang: Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

9 Agustus 2026

  • Hujan sedang hingga lebat: Aceh, Sumatra Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

  • Angin kencang: Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Utara.

"Informasi lengkap terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami dapat diakses di www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi InfoBMKG," pesan BMKG. BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu siap siaga terhadap segala potensi cuaca dan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta untuk melaporkan kejadian bencana di sekitarnya melalui bit.ly/laporbencanabot.

"Laporan Sobat akan sangat membantu menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana. Kunjungi PetaBencana.id untuk memantau laporan bencana secara *real-time*," ujar BMKG.

(Lukman Diah Sari)