Presiden AS Donald Trump saat bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. (Anadolu Agency)
Trump Ingin Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB Berikutnya
Muhammad Reyhansyah • 22 July 2026 11:16
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan menginginkan Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.
Mengutip laporan New York Post, kedekatan Trump dan Infantino yang terjalin selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 disebut berpotensi berkembang menjadi hubungan kerja apabila Infantino maju dalam pemilihan Sekjen PBB.
Seorang sumber anonim mengatakan kepada New York Post bahwa Trump meyakini Infantino merupakan sosok yang dihormati oleh semua orang di seluruh dunia. Setelah penyelenggaraan Piala Dunia FIFA pertama yang digelar di tiga negara, Trump juga disebut menilai dunia mengakui kemampuan khusus Infantino dalam menyatukan banyak pihak.
Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait laporan tersebut.
Infantino, yang lahir di Swiss dan memimpin badan sepak bola dunia, semakin dekat dengan Trump saat mengorganisasi Piala Dunia. Trump terlibat dalam sejumlah agenda, termasuk menerima Penghargaan Perdamaian FIFA perdana yang diserahkan langsung oleh Infantino pada Desember lalu.
Trump juga terlihat menyerahkan trofi Piala Dunia Antarklub di Stadion MetLife tahun lalu. Pada final Piala Dunia FIFA yang berlangsung Senin, ia kembali hadir di stadion yang sama untuk menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol, Rodrì, setelah timnya mengalahkan Argentina 1-0.
Selama pertandingan, Trump duduk berdampingan dengan Ibu Negara Melania Trump dan Infantino, sementara trofi Piala Dunia sempat dipajang di ruang VIP tempatnya berada.
Pencalonan Harus Lewati Dewan Keamanan PBB
Sekretaris Jenderal PBB berikutnya akan dipilih pada akhir tahun ini dan mulai menjabat pada 1 Januari 2027, menggantikan António Guterres yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Desember.Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah Infantino akan menjadi kandidat. Ia harus lebih dulu memperoleh dukungan seluruh 15 anggota Dewan Keamanan PBB sebelum mendapat persetujuan Majelis Umum. Lima anggota tetap Dewan Keamanan juga memiliki hak veto.
Selain itu, belum diketahui apakah Infantino sendiri berminat mencalonkan diri. FIFA juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai laporan tersebut.
Menurut New York Post, Trump menilai apabila Infantino maju, ia akan bersaing dengan tujuh kandidat lain yang disebutnya lemah, termasuk mantan Presiden Chile Michelle Bachelet.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi dari Argentina juga disebut berpotensi menjadi kandidat. Namun, menurut laporan tersebut, ia dapat menghadapi penolakan dari Inggris terkait sengketa Kepulauan Falkland yang sempat menjadi sorotan dalam Piala Dunia.
Utusan Khusus Trump untuk Kemitraan Global, Paolo Zampolli, mengatakan kepada New York Post bahwa Infantino akan menjalankan tugas tersebut dengan baik karena dinilai disukai semua orang.
Zampolli, yang sebelumnya pernah menjadi Duta Besar Dominika untuk PBB, juga pernah berhubungan dengan FIFA. Ia disebut pernah mengusulkan kepada Infantino agar Italia menggantikan Iran sebagai peserta Piala Dunia sebagai bagian dari upaya memperbaiki hubungan Trump dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
Pemilihan Presiden FIFA 2027
Di PBB Anda harus berurusan dengan 193 negara anggota. Di FIFA ada lebih dari 200 anggota dan rekam jejak Gianni menunjukkan bahwa ia tahu bagaimana mengelolanya, kata Zampolli.Meski demikian, Infantino juga sempat menuai kritik dari sejumlah organisasi sepak bola setelah keputusan kartu merah Folarin Balogun dari Timnas Amerika Serikat dibatalkan menjelang laga babak 16 besar melawan Belgia. Trump mengonfirmasi bahwa dirinya menghubungi Infantino untuk meminta peninjauan kembali atas kartu merah kontroversial tersebut.
Infantino juga akan menghadapi pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027, ketika Kongres FIFA memutuskan apakah ia akan kembali menjabat untuk periode keempat.
Sementara itu, sejak kembali menjabat sebagai presiden, Trump beberapa kali mengkritik PBB, termasuk memangkas kontribusi Amerika Serikat kepada organisasi tersebut serta menarik negaranya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNESCO, dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Apabila Infantino tidak mencalonkan diri sebagai Sekjen PBB dan kembali terpilih memimpin FIFA, ia akan mempersiapkan Piala Dunia Wanita FIFA 2027 di Brasil serta Piala Dunia FIFA 2030 yang akan dibuka di Argentina, Uruguay, dan Paraguay sebelum berlanjut di Spanyol, Maroko, dan Portugal sebagai bagian dari peringatan 100 tahun turnamen tersebut.
Baca juga: Presiden FIFA Bantah Intervensi Trump Terkait Penangguhan Folarin Balogun