Gubernur Andra berbincang dengan orang tua murid saat meninjau pendistribusian MBG dan tahapan pra-SPMB di SMAN 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa. ANTARA/Irfan
Gubernur Banten Andra Soni Ingatkan Tak Ada Praktik Titip Siswa
Whisnu Mardiansyah • 2 June 2026 19:22
Tangsel: Gubernur Banten, Andra Soni, mengajak masyarakat untuk menaati peraturan yang berlaku dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Ia menegaskan agar tidak ada praktik menitipkan siswa atau intervensi kepada kepala sekolah maupun panitia pelaksana.
"Ikuti sistem yang sudah kita bangun agar berjalan sesuai fungsinya. Semuanya harus berjalan secara terbuka," ujar Gubernur Andra usai meninjau pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tahapan pra-SPMB di SMAN 1 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, seperti dilansir Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Gubernur Andra menilai pelaksanaan SPMB saat ini sudah berlangsung dengan baik. Ia bahkan menyaksikan secara langsung proses verifikasi data yang dilakukan panitia terhadap salah satu orang tua calon siswa.
"Saya meminta seluruh panitia SPMB untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua orang tua calon siswa. Semua diperlakukan sama rata, tidak ada yang mendapatkan perlakuan istimewa," ucap Andra.
Kepala SMAN 1 Ciputat, Lina Nurlina, menambahkan pihaknya merasa tenang karena adanya komitmen kuat dari Gubernur Banten untuk menjaga jalannya SPMB agar tetap sesuai aturan. Komitmen tersebut menjadi jaminan baginya dan seluruh panitia untuk melaksanakan proses seleksi dengan sebaik-baiknya.
"Alhamdulillah, belajar dari pengalaman tahun lalu, meskipun ada saja pihak yang berusaha melakukan intervensi, kami bisa dengan tegas menolak karena dilindungi oleh komitmen dari Gubernur," ungkap Lina.
.jpg)
Gubernur Banten, Andra Soni. (Metrotvnews.com/Hendrik S)
Saat ini tercatat sekitar 2.400 pendaftar yang masuk ke dalam dashboard SMAN 1 Ciputat. Sementara itu, daya tampung sekolah hanya tersedia 288 kursi. Ketatnya persaingan seleksi membuat pihak sekolah ekstra berhati-hati dalam menjalankan SPMB.
"Untungnya, Bapak Gubernur juga telah meluncurkan kebijakan sekolah gratis bagi swasta. Dengan begitu, siswa yang tidak lolos ke sekolah negeri bisa memilih sekolah swasta terdekat yang juga gratis," kata Lina Nurlina.